Respons Survei IPI, Eks Pegawai KPK Usul KPK Dibubarkan

Jun 10, 2022 12:37
Capture cuitan dari Rasamala Aritonang eks pegawai KPK (ist)
Capture cuitan dari Rasamala Aritonang eks pegawai KPK (ist)

JATIMTIMES - Menanggapi survei Indikator Politik Indonesia (IPI) terkait penurunan trust public terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Eks pegawai KPK, Rasamala Aritonang mengusulkan pembubaran KPK menjadi opsi yang terakhir. Hal itu disampaikannya melalui akun Twitter miliknya.

"MEMBUBARKAN KPK BISA JD (jadi) OPSI TERAKHIR, SYARATNYA ?" tulisnya dalam huruf kapital.

1

Dalam cuitannya, Rasamala menjelaskan tiga syaratnya. Pertama, pemerintah harus melakukan evaluasi terhadap Pimpinan dan menentukan KPK. Maksudnya teguran juga harus diberikan bahkan juga perlu diganti supaya lebih efektif.

Kedua, pemerintah perlu menanyakan, apakah manajemen KPK bisa memperbaiki kinerja dan apa rencananya serta berapa lama untuk melakukan perbaikan. Jika hal tersebut tak mampu dilakukan, maka menurut harus ada pergantian.

2

Ketiga, UU KPK 19/2019 harus segera diperbaiki. Sebab, adanya UU ini memberikan dampak negatif bagi KPK dalam upaya pemberantasan korupsi.

"Undang-undang 19/19 terbukti berdampak negatif terhadap KPK dalam upaya pemberantasan korupsi, untuk itu UU harus diperbaiki, revisi segera," cuitnya dikutip, Jumat (10/6/2022).

Lebih lanjut dijelaskannya, survei yang dilakukan @BurhanMuhtadi juga pihak yang lainnya, harus digunakan untuk perbaikan KPK. "KPK lembaga eksekutif jadi pemerintah juga harus tanggungjawab mengawasi," tulisnya.

Rasamala melanjutkan, jika apa yang disampaikannya Nini merupakan pendapat sebagai warga negara. Usulan ini disampaikannya justru sebagai bentuk rasa sayang terhadap lembag antirasuah tersebut.

"Itu usulan sebagai warga negara, sebagai 'Mantan' saya tentu sayang KPK, tapi sebagai warga masyarakat tentu kita harus tetap rasional demi memajukan bangsa ini," cuitnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
KPKrasamala aritonangbubarkan kpk

Berita Lainnya

Berita

Terbaru