Kasus Dugaan Pembunuhan di Karangploso, Polisi Periksa Suami Siri Korban

Jun 08, 2022 15:21
Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat saat menjelaskan perkembangan kasus dugaan pembunuhan di Karangploso (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)
Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat saat menjelaskan perkembangan kasus dugaan pembunuhan di Karangploso (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Kasus dugaan pembunuhan yang menewaskan nenek berinisial W (70) di Dusun Bocek, Desa Manggisari, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang belum mengerucut kepada terduga pelaku. Saat ini, polisi telah memeriksa 8-9 orang saksi, termasuk suami siri korban.

Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat menjelaskan bahwa korban W (70) memiliki suami siri. Namun suami siri tersebut datang hanya dua kali dalam seminggu. “Dalam keterangan, suami siri itu datang terakhir di tanggal 1 Juni dan sudah lama tidak datang. Jadwalnya datang pas ditemukannya jenazah pada Selasa kemarin itu,” kata Ferli di lobby Mapolres Malang, Rabu (8/6/2022).

Dijelaskan Ferli, dalam peristiwa tersebut nenek W (70) tewas dengan adanya luka di bagian kepala. Bahkan tengkorak W sampai mengalami pecah hingga bagian belakang.

“Saudari W meninggal dunia karena adanya pukulan benda tumpul yang menyebabkan pecahnya tengkorak kepala dari depan sampai belakang,” kata Ferli.

“Nenek W (70) itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan kepala ditutup bantal di sebuah dapur pada sebuah rumah,” imbuh Ferli.

Sementara sang cucu yakni MS (18) masih selamat. Namun, MS mendapatkan luka sayat di bagian perut dan bagian leher. “Tidak jauh di rumah tersebut juga ditemukan seorang laki-laki bernama MS (18) dalam kondisi terluka pada bagian perut dan leher namun masih dalam kondisi hidup. Sehingga langsung dibawa ke rumah sakit agar dilakukan penanganan,” ungkap Ferli.

Sejauh ini, polisi masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. Namun anehnya, tidak ada luka robek pada baju milik MS.

“Kami juga temukan jejak darah di dapur dan juga di kamar, sampai ditemukannya saudara MS sekitar 50 meter dekat pekarangan warga. Tapi ini harus ada kecocokannya darah milik siapa, ukuran jejak seperti apa. Kami tidak bisa gegabah untuk mengungkapnya,” ungkap Ferli.

Di sisi lain, polisi masih kesulitan untuk meminta keterangan saksi kunci yakni MS yang saat ini masih dalam proses perawatan intensif di rumah sakit. “Dan masih ada satu saksi kunci yang sejauh ini belum bisa kami mintai keterangan, karena masih dalam perawatan intensif,” tutup Ferli.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
dugaan pembunuhanKapolres Malangdugaan pembunuhan di karangploso

Berita Lainnya

Berita

Terbaru