Malang 108 Rise and Shine Sukses, Pemkot Malang Bakal Gelar 3 Acara Besar di Kayutangan Heritage

Jun 06, 2022 18:18
Wali Kota Malang Sutiaji bersama Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko saat ditemui awak media usai meninjau acara Malang 108 Rise and Shine di kawasan Kayutangan Heritage, Minggu (6/6/2022). (Foto: Tubagus Achmad/ JatimTIMES)
Wali Kota Malang Sutiaji bersama Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko saat ditemui awak media usai meninjau acara Malang 108 Rise and Shine di kawasan Kayutangan Heritage, Minggu (6/6/2022). (Foto: Tubagus Achmad/ JatimTIMES)

JATIMTIMES - Gelaran Malang 108 Rise and Shine telah berlangsung sukses pada hari Minggu, 5 Juni 2022 kemarin. Pemerintah Kota (Pemkot) Malang pun bakal menggelar acara besar secara rutin di tiga momentum yang berlangsung selama satu tahun. 

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, agenda-agenda besar yang berlangsung di tiga momentum besar selama satu tahun tersebut, rencananya akan digelar di kawasan Kayutangan Heritage. Rencana itu berangkat dari kesuksesan acara Malang 108 Rise and Shine yang berlangsung di kawasan Kayutangan Heritage

Orang nomor satu di lingkungan Pemkot Malang tersebut menuturkan, pihaknya meminta digelarnya acara rutin pada tiga momentum besar selama satu tahun tersebut untuk mendorong pemulihan perekonomian masyarakat Kota Malang di tengah landainya pandemi Covid-19. 

"Ini saya minta nanti rutin, jadi event besar yang akan kita masukkan di sini kan ada di Ulang Tahun Kota Malang, peringatan Kemerdekaan 17 Agustus dan akhir tahun," ungkap Sutiaji kepada JatimTIMES.com. 

Selain itu, pihaknya juga berencana menggelar kegiatan seperti Malang 108 Rise and Shine setiap bulan, namun berfokus pada pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kota Malang yang terpusat di kawasan Kayutangan Heritage. 

"Setiap bulan ada event seperti ini, tapi nanti akan kita tutup untuk UMKM semua dan masih akan kita pertimbangkan," kata Sutiaji.

Agenda untuk pemulihan perekonomian masyarakat Kota Malang yang berfokus pada pengembangan UMKM tersebut juga direncanakan akan dikonsep seperti Car Free Day (CFD) di malam hari atau Car Free Night (CFN).

"Banyak masukan dari teman-teman kita. Ketiganya konsepnya berbeda-beda. Kalau bulanan dulu kan setiap padang bulan atau bulan purnama begitu. Tapi kan untuk menengarai susah, jadi diambil setiap tanggal berapa gitu," tutur Sutiaji. 

Sementara itu, pihaknya berharap agar agenda rutin untuk kebangkitan masyarakat Kota Malang pasca Covid-19 dapat berjalan dengan lancar. Terlebih lagi, ketika seluruh pihak bekerjasama dengan kolaborasi dan akselerasi, akan menghasilkan sebuah acara yang sukses. 

"Ketika kita bersama-sama, kolaborasi dan akselerasi maka insya allah akan bisa menggapai mimpi kita bahwa kita memang harus bangkit, ekonomi kita harus bergerak dan kembalinya pada pemberdayaan masyarakat," pungkas Sutiaji.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru