Halalkan Produkmu!

Pelaku Usaha Wajib Miliki Sertifikat Halal, SPMHI Beber Kemudahannya Kepada Paguyuban Al Mubarok

Jun 05, 2022 16:12
Perwakilan SPMHI yang melakukan sosialisasi terkait sertifikat halal kepada para pelaku UMKM penjual lalapan yang tergabung dalam paguyuban Al Mubarok (Foto: Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Perwakilan SPMHI yang melakukan sosialisasi terkait sertifikat halal kepada para pelaku UMKM penjual lalapan yang tergabung dalam paguyuban Al Mubarok (Foto: Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Pemerintah telah menetapkan aturan terkait sertifikasi halal. Aturan itu mewajibkan semua produk makanan dan minuman bersertifikat halal pada tahun 2024. Hal itu telah tertuang dalam Undang-undang (UU) 33 Tentang Jaminan Produk Halal tahun 2014.

Untuk itu, Advisor Sistem Penjaminan Mutu Halal Internal (SPMHI), terus gencar memberikan sosialisasi terkait produk halal kepada sejumlah pelaku usaha maupun UMKM. Seperti halnya yang dilakukan hari ini, Minggu, (5/6/2022), SPMHI melakukan sosialisasi kepada para pedagang lalapan yang tergabung dalam Paguyuban Al Mubarok.

2

Tala' Al Fajar dari SPMHI menjelaskan, jika saat ini sertifikasi halal bukan lagi di Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sertifikasi Halal saat ini beralih kewenangan pada Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Fungsi SPMHI, membantu mendampingi pelaku usaha, baik UMK maupun non UMK untuk mendapatkan sertifikat halal dari BPJPH.

Meskipun dalam segi aturan telah dibuat sejak lama, namun masih banyak masyarakat yang belum mengetahui, karena lemahnya sosialisasi yang dilakukan pemerintah. Untuk itu, dalam hal ini, SPMHI membantu melakukan sosialisasi dan melakukan pendampingan kepada para pelaku UMKM, yang kemudian bisa melakukan ikrar halal atau self declare guna selanjutnya mengurus Sertifikasi Halal.

1

"17 Oktober 2024 wajib sertifikat halal. Dalam UU 33 ada konsekuensi sanksi. Makanya bagaimana cara mengurusnya kita lakukan pendampingan mulai awal. Sehingga kita bisa dipastikan produk halal untuk dikonsumsi oleh konsumen," paparnya.

Di sisi lain, General Manager MalangTIMES, Heryanto turut mensosialisasikan sertifikasi halal. Dijelaskannya, jika penegasan aturan terkait Sertifikasi Halal, akan secara tegas diberlakukan pada 2024. Karena itu, pihaknya menyampaikan agar para pelaku usaha segera mempersiapkan diri untuk mengurus sertifikat halal. 

Selain menjamin kehalalan suatu produk, sertifikat halal tentunya juga akan menambah nilai dan menambah kepercayaan para konsumen yang membeli sebuah produk. Hal ini tentunya akan berpengaruh kepada omset atau pendapatan para pelaku usaha yang akan meningkat.

3

"Kalau sudah jadi UU, maka tentunya juga akan ada penegak UU, kalau nanti kemudian aparat penegak hukum bertugas menjalankan itu (memberikan teguran atau sanksi), tentu kita juga akan repot, turunan aturannya juga sudah banyak, baik perda atau lainnya," jelasnya.

Untuk para pelaku usaha UMKM yang ingin mengurus sertifikat ikrar halal atau langsung mengurus sertifikasi halal bisa menghubungi nomor +62813-3367-3000 untuk informasi lebih lanjut mengenai tahapan dan pembiayaan resminya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Sertifikat Halalsertifikasi halalproduk halalbiaya sertifikasi halal

Berita Lainnya

Berita

Terbaru