Antisipasi PMK dan Pengiriman Hewan Ternak, Polres Batu Sekat 3 Titik

Jun 02, 2022 17:39
Petugas saat melakukan penyekatan pada kendaraan hewan ternak di depan kantor Desa Junrejo. (Foto: istimewa)
Petugas saat melakukan penyekatan pada kendaraan hewan ternak di depan kantor Desa Junrejo. (Foto: istimewa)

JATIMTIMES - Upaya mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak di Kota Batu terus dilakukan. Kali ini, Polres Batu melakukannya dengan menyekat lalulintas ternak di tiga titik di Kota Batu.

Tiga titik itu yakni, Simpang 3 Pendem Kecamatan Junrejo, Jalan Raya Pandanrejo Kecamatan Bumiaji, dan Jalan Raya Junrejo Kecamatan Junrejo, Kamis (2/6/2022). Di setiap posnya petugas menghentikan mobil pengangkut hewan ternak yang keluar dan masuk Kota Batu.

“Upaya ini untuk mengantisipasi penyebaran PMK, dengan pembatasan atau memperketat masuknya hewan ternak di perbatasan Kota Batu,” ungkap Kasat Lantas Polres Batu, AKP Indah Citra Fitriani.

Indah menambahkan, penyekatan ini dilakukan demi mengantisipasi adanya pengiriman sapi keluar dan masuk dari Kota Batu. Karena yang ditakutkan jika terdapat hewan ternak masuk terindikasi PMK bisa menular ke hewan ternak lainnya.

“Sehingga sangat penting adanya penyekatan ini,” tambah Indah. 

Penyekatan ini juga dilakukan untuk sosialisasi dan imbauan kepada pelaku usaha hewan ternak mencegah PMK khususnya di Kota Batu.

Sementara itu, berdasarkan data Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu, dari 300 ekor sapi yang positif PMK, 42 ekor diantarnya dinyatakan sembuh, fan 13 ekor mengalami kematian. Terakhir terbanyak 12 ekor sapi mati di Dusun Jeding, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo.

Pencegahan PMK yang dilakukan beragam, mulai dari membatasi lalu lintas ternak, interaksi antar peternak, sanitasi kandang dan lingkungan kandang dengan menggunakan desinfektan. Kemudian juga pelaksanaan biosecurity.

Lalu meningkatkan imun ternak dengan pemberian pakan yang bernutrisi dan vitamin, serta pemberian empon-empon pada ternak yang sehat untuk menciptakan imun (daya tahan tubuh).

Salah satu kunci kesembuhan pada hewan ternak sapi, sebagian peternak memberikan empo-empon di Desa Sumbergondo, Kecamatan Bumiajil. Juga pemberian obat-obatan, antibiotika, vitamin dan anti stres yang diberikan pada ternak sapi dapat meringankan PKM pada sapi.

Penanganan wabah PMK di Kota Batu selain dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan juga melibatkan unsur lainnya dari Kecamatan, Desa/Kelurahan, Perguruan Tinggi, Kepolisian, TNI, SKPD terkait, dan instansi vertikal lingkup pertanian.

Peran aktif dari masyarakat untuk menjaga lingkungan dan secara aktif melaporkan kejadian ternak yang sakit dan mengikuti anjuran yang diberikan oleh Tim Kesehatan Hewan sangat diharapkan. Karena dengan sinergitas stakeholder yang ada semoga PMK ini segera dapat teratasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
razia satpol pp kota batualumni unismaKota BatuPolres Batu

Berita Lainnya

Berita

Terbaru