Masa Transisi Pandemi ke Endemi, Kasus Aktif Covid-19 di Kota Batu Kembali Muncul

May 27, 2022 17:21
Suasan Alun-Alun Kota Batu malam hari. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Suasan Alun-Alun Kota Batu malam hari. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melonggarkan kebijakan pemakaian masker di area terbuka atau di luar ruangan dengan mempertimbangkan pandemi Covid-19 yang dinilai terkendali. Sayangnya, setelah kebijakan dilonggarkan, sejak Kamis (26/5/2022) kasus aktif Covid-19 kembali muncul di Kota Batu.

Padahal, hampir dua pekan terakhir kasus aktif Covid-19 di Kota Batu nihil. Namun pada Kamis (26/5/2022) tercatat ada penambahan satu pasien kasus aktif Covid-19.

“Ada satu pasien positif Covid-19,” ungkap Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu, Onny Ardianto.

Satu pasien tersebut menjalani isolasi di rumah sakit rujukan Kota Batu. Dengan bertambahnya satu kasus Covid-19 di Kota Batu itu, maka jumlah kumulatifnya mencapai 4.917 orang. Dengan jumlah kasus kesembuhan mencapai 4.630 orang, dan kematian 286 orang.

Di sisi lain, capaian vaksinasi dosis pertama di Kota Batu sudah mencapai 113,04 persen atau 186.433 warga. Sementara dosis kedua sudah mencapai 100 persen, lebih tepatnya 100,74 persen yakni 166.153 orang.

Hanya saja, hingga saat ini jumlah vaksinasi dosis ketiga belum mencapai 30 persen. Saat ini baru tercapai 22,03 persen.

“Vaksinasi booster Kota Batu masih 36.359 warga. Kami masih terus berupaya mengajak warga untuk vaksin booster,” ujar Onny.

Karena itu, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko ingin warganya segera menuntaskan vaksinasi agar lebih leluasa ketika tidak menggunakan masker di luar ruangan. “Maka kepada masyarakat yang belum vaksin lengkap segera ke puskesmas karena selalu ada, mau Moderna, Pzifer dan lainnya,” kata Dewanti.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Kasus Covid 19Kota Batukasus covid 19 kota batuDewanti Rumpoko

Berita Lainnya

Berita

Terbaru