Guru Bangsa Buya Ahmad Syafii Maarif Meninggal Dunia

May 27, 2022 11:53
Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Ahmad Syafii Maarif. (Foto: Istimewa)
Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Ahmad Syafii Maarif. (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Bangsa ini kembali kehilangan salah satu tokoh besarnya. Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah sekaligus guru bangsa Prof Dr KH Ahmad Syafii Maarif meninggal dunia pada Jumat, 27 Mei 2022. 

Kabar duka tersebut diketahui pertama  melalui cuitan di akun Twitter Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, @HaedarNs, sekitar pukul 10.23 WIB. 

"Muhammadiyah dan bangsa Indonesia berduka. Telah wafat Buya Prof Dr H Ahmad Syafii Maarif pada hari Jumat  tgl 27 Mei 2022 pukul 10.15 WIB di RS PKU Muhammadiyah Gamping," tulis Haedar.

Haedar pun mendoakan semoga almarhum Buya Ahmad Syafii Maarif husnul khatimah, diterima semua amal ibadahnya, diampuni segala kesalahannya, dilapangkan kuburnya dan ditempatkan di jannatun na'im. 

"Mohon dimaafkan kesalahan beliau dan doa dari semuanya. Pemakaman dll  informasinya menyusul," tambah Haedar. 

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD juga menyampaikan kabar duka meninggalnya Buya Ahmad Syafii Maarif melalui akun Twitter resminya, @mohmahfudmd, sekitar pukul 10.29 WIB. 

"Inna lillah wa inna ilaihi raji'un. Tlh wafat Buya Ahmad Syafii Maarif, mantan Ketua PP Muhammadiyah pd hr ini jam 10.15 di Yogyakarta. Ummat Islam dan bangsa Indonesia kehilangan lg salah seorang tokoh besarnya. Semoga Buya Syafii diampuni segala dosanya dan mendapat surga-Nya," tulisnya. 

Sosok guru bangsa Buya Ahmad Syafii Maarif lahir di Sumpur Kudus,Sijunjung, Sumatera Barat, pada 31 Mei 1935. Buya Ahmad Syafii Maarif meninggal di usia 87 tahun. Buya Ahmad Syafii Maarif tercatat merupakan ketua umum ke-13 PP Muhammadiyah  dan menjabat mulai tahun 1998 hingga 2005. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Buya Syafii MaarifBuya Syafii Maarif meninggalGuru bangsasejoli beda negara

Berita Lainnya

Berita

Terbaru