Pengamat Sebut Jalan Sukses SBY Jadi Presiden Bisa Ditiru Anies Baswedan

May 27, 2022 08:05
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Instagram)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Instagram)

JATIMTIMES - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi salah satu tokoh yang namanya selalu masuk dalam bursa Capres 2024 mendatang. Terkait hal tersebut, Peneliti Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Arya Fernandes menilai peluang Anies  untuk dilirik partai politik terkait Pilpres 2024 sangat besar.

Anies dinilai tetap menarik meski tidak memiliki kendaraan politik dalam bentuk keanggotaan partai. Seperti diketahui, jabatan Anies sebagai Gubernur DKI akan berakhir pada Oktober 2022. "Saya kira dia tetap punya daya tarik bagi parpol. Cuma parpol level menengah yang belum punya calon presiden," ujar Arya. 

Arya menjelaskan, Anies tetap menarik bagi partai politik level tengah yang belum memiliki calon presiden karena punya modal elektoral yang cukup besar di atas 20 persen. Selain itu, Anies juga masuk dalam jajaran 3 kandidat yang punya elektabilitas tinggi.

Itulah yang membuat Anies jadi figur yang jadi opsi bagi partai-partai politik, terutama parpol menengah untuk dicalonkan dalam pilpres 2024. Mengenai parpol menengah yang diperkirakan melirik Anies, ia menyebutkan contohnya seperti Nasdem atau Partai Keadilan Sejahtera (PKS) atau Partai Amanat Nasiomal (PAN), bahkan mungkin Partai Demokrat (PD). 

Bahkan, Arya memperkirakan parpol-parpol tersebut bisa melirik Anies menjadi capres partainya karena elektabilitasnya. Kalau ditanya kemungkinan partai besar akan melirik Anies, ia menilai parpol bonafid ini sudah memiliki preferensi masing-masing. 

Contoh saja seperti Golkar yaitu Airlangga Hartato, Partai Demokrasi Indonesia Perjuanga (PDIP) Puan Maharani atau Ganjar Pranowo, Gerindra hampir pasti Prabowo.

Sehingga ia menilai kemungkinan besar Anies bisa didukung parpol papan menengah atau bawah. Terkait besarnya partai politik menengah bisa membuat Anies menang, ia mengingatkan era Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang hanya didukung Partai Demokrat, Partai Bulan Bintang (PBB), PKS tapi bisa menang saat pilpres 2004. 

Hal itu tentu bisa ditiru Anies jika kelak ia maju sebagai capres 2024. Artinya, saat pilpres tidak jadi soal didukung partai besar atau menengah.

Arya mengatakan, yang penting memenuhi syarat 20 persen (ambang batas pencalonan presiden). "Masalah kemenangan bukan terletak pada dukungan partai melainkan figur calonnya, bukan berdasarkan parpol," tandas Arya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Anies BaswedanPilpres 2024

Berita Lainnya

Berita

Terbaru