Geger, Warga Ngajum Ditemukan Tewas di Tengah Lahan Tebu

May 24, 2022 18:06
Evakuasi mayat laki-laki yang ditemukan ditengah lahan tebu (foto: Polsek Pakisaji for JatimTIMES)
Evakuasi mayat laki-laki yang ditemukan ditengah lahan tebu (foto: Polsek Pakisaji for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Seorang lelaki paruh baya yang diketahui bernama Jumadi (57), warga Desa Kranggan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang ditemukan tewas di ladang tebu di Desa Glanggang, Kecamatan Pakisaji, Selasa (24/5/2022).

Kapolsek Pakisaji AKP Sutomo membenarkan bahwa ditemukan mayat laki-laki disebuah lahan tebu. Kronologi bermula pada Selasa (24/5/2022) sekitar pukul 05.30 WIB korban bekerja di ladang tebu milik Agus Suyanto (49) dan selesai bekerja 09.30 WIB. Setelah bekerja mencari rumput, korban kemudian menaiki sepeda motor, namun korban mengeluh sakit di dadanya ke saksi-saksi.

“Selanjutnya korban berbaring di rumput rumput areal persawahan dan oleh para saksi dicek ternyata sudah tidak bergerak lagi, selanjutnya saksi memberitahu pelapor dan pelapor melaporkan ke Polsek Pakisaji,” kata Sutomo.

Atas laporan tersebut, Kapolsek Pakisaji dan anggota mendatangi TKP dan kemudian mengamankan TKP untuk mengecek kondisi korban, serta menghubungi PMI dan membawa korban ke RSUD Kanjuruhan untuk dilakukan VER.

Berdasarkan olahraga TKP, saat ditemukan korban berjenis kelamin laki-laki dengan tinggi badan kurang lebih 160 cm, dan masih berpakaian lengkap.

“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada korban. Dan korban saat di temukan meninggal dengan keadaan terlentang kepala di utara,” ungkap Sutomo.

Usai dievakuasi, korban kemudian di bawa ke RSUD Kanjuruhan dengan bantuan PMI Kabupaten Malang untuk mendapatkan visum.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Penemuan MayatKabupaten Malangtemuan mayat di kabupaten malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru