Laga Arema Supporter Diperbolehkan Nonton di Stadion, Begini Kata dan Pesan Menko PMK

May 22, 2022 15:57
Menko PMK Muhadjir Effendy (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Menko PMK Muhadjir Effendy (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Pertandingan Arema FC melawan PSIS Semarang bakal digelar di Stadion Kanjuruhan pukul 19.00 WIB, Minggu (22/5/2022). Pada laga uji coba untuk mengarungi Liga 1 tersebut, para supporter diperbolehkan datang dan menyaksikan di stadion.

Hal ini menyusul telah terkendalinya kasus Covid-19,  dilakukannya vaksinasi booster terhadap supporter dan adanya pernyataan presiden yang melonggarkan dalam penggunaan masker di ruang terbuka.

Panpel Arema FC dalam hal ini juga mematuhi instruksi menteri dalam negeri (Inmendagri) terkait penggunaan kapasitas yakni tidak boleh melebihi 75 persen dari kuota penuh Stadion Kanjuruhan dengan hanya mencetak 30.000 lembar tiket.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK RI), Muhadjir Effendy, memberikan pesan khusus. Dijelaskannya jika saat ini tengah menuju dari pandemi ke endemi. Bahkan ditegaskannya, secara de facto  endemi.

"Nanti tentunya akan diperlonggar. Yang ditetapkan oleh pemerintah merupakan tolok ukur, nanti akan dikaji bagaimana feed back terutama kaitan dengan pandemi," jelasnya, Sabtu malam (21/5/2022)

Jika nantinya beresiko, di mana menimbulkan kasus eksponensial, maka tentunya akan atret atau mundur ke belakang menerapkan aturan yang kembali ketat.

Karenanya, pihaknya menegaskan agar setiap event, salah satunya sepakbola bola, tetap menerapkan protokol kesehatan, utamanya memakai masker. "Siapapun yang masuk, tetaplah mengunakan masker, termasuk ketentuan booster dan seterusnya,"ujarnya.

Sebab, resiko pandemi Covid-19 masih ada. Selain dengan varian baru di Afrika Utara, Negara tetangga saat ini juga masih bergelut dengan Covid 19, seperti halnya Shanghai dan Korea Selatan.

"Statusnya masih lockdown," ujar pria yang pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini.

Kasus kematian Covid-19 saat ini telah turun drastis dan kasusnya berada di bawah jenis penyakit Kanker, Phneuima, ginjal. Dengan demikian, Covid 19 bukan lagi sebuah penyakit yang menyumbangkan angka kasus kesakitan dan kematian yang tinggi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Arema FCMuhadjir Effendy

Berita Lainnya

Berita

Terbaru