Ratusan Pedagang Ternak Geruduk Pasar Hewan Gondanglegi, Minta Pasar Dibuka

May 20, 2022 09:38
Sejumlah pedagang ternak yang memadati area depan Pasar Hewan Gondanglegi.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).
Sejumlah pedagang ternak yang memadati area depan Pasar Hewan Gondanglegi.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Ratusan pedagang ternak sapi dak kambing memadati Pasar Hewan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jumat (20/5/2022). Seperti pada kondisi normal, mereka datang bersama dengan ternaknya yang akan diperdagangkan. 

Meskipun Pasar Hewan Gondanglegi ditutup akibat wabah penyakit mulut dan kuku (PMK), namun para pedagang ini bersikeras untuk tetap membawa ternaknya. Dan berkumpul di depan area pasar hewan.

Pantauan di lapangan, ratusan pedagang sapi ini telah memadati area sekitar Pasar Hewan Gondanglegi sejak pukul 06.00 WIB. Seperti biasanya, mereka membawa ternaknya baik dengan truk atau kendaraan angkut yang lebih kecil. 

Salah satu pedagang sapi, H. Ali mengatakan bahwa ratusan pedagang ini nekat tetap berjualan ke pasar hewan karena mereka merasa ternak yang dibawa dan hendak dijual ternaknya sehat. 

Selain itu, mereka juga merasa bahwa hingga saat ini, masih belum ada pemeriksaan kesehatan dari dinas terkait. Dirinya mengaku, selama kurang lebih tiga pekan pasar hewan ditutup, pendapatannya sebagai pedagang dan jagal sapi cukup menurun. 

"Ya turun lah mas. Selama pasar hewan ini ditutup, pendapatan menurun, kalau berapanya kurang detil, yang jelas menurun," ujar H. Ali. 

Sementara itu, ada lima point yang ditegaskan Pemkab Malang melalui Surat Edaran (SE) Bupati Malang nomor 800/3699/35.07.201/2022 tentang Kewaspadaan Dini Penyakit Mulut dan Kuku. Kelima poin tersebut adalah. 

1.  Pembatasan lalu lintas ternak (masuk dan keluar) dari dan menuju Kabupaten Malang. 

2. Penutupan sementara semua Pasar Hewan terhitung sejak diterbitkan SE tersebut sampai ada pemberitahuan lebih lanjut. 

3. Menghentikan operasional tempat pemotongan hewan (TPH) milik perorangan dan mengalihkan pemotongan di Rumah Potong Hewan (RPH).

4. Melakukan tindakan pencegahan dengan melakukan penyemprotan desinfektan di kandang dan di sekitar pasar hewan. 

5. Seleksi ketat penyembelihan atau pemotongan ternak ruminansia di Rumah Potong Hewan (RPH).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
pasar hewan kabupaten malangdemo peternak sapikedubes singapuraLeny Suryani

Berita Lainnya

Berita

Terbaru