Berbalut Halal Bihalal, Rumah Sedekah NU Konsisten Berbagi

May 18, 2022 20:20
Pemberian santunan kepada sejumlah anak yatim.(Foto: Amin/MalangTIMES).
Pemberian santunan kepada sejumlah anak yatim.(Foto: Amin/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Berbagi tak pernah rugi. Setidaknya istilah tersebut yang berusaha secara konsisten dilakukan oleh Rumah Sedekah NU. Seperti dalam acara yang digelar pada Rabu (18/5/2022) di Joglo Welas Asih Rumah Sedekah NU, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. 

Mengingat masih dalam Bulan Syawal 1443 H, Rumah Sedekah NU menggelar kegiatan tersebut dalam balutan Halal Bihalal. Di mana, selain memberi santunan kepada 50 anak yatim dan duafa, ada serangkaian kegiatan lain yang ditutup dengan burdah. 

"Yang pertama pemberian santunan kepada yatim dan duafa sebagaimana kegiatan rutin Rumah Sedekah NU. Kedua adalah pertemuan dari berbagai elemen. Ada tokoh masyarakat, pengusaha, tokoh masyarakat, kiai dan lainnya. Dalam rangka menyatukan visi dan bersinergi. Dan yang ketiga adalah salawat burdah," ujar Inisiator Rumah Sedekah NU, Noor Shodiq Askandar

Inisiaator Rumah Sedekah, Nur Shodiq Askandar saat menyalurkan santunan.(Foto: Amin/MalangTIMES)

Setidaknya ada sebanyak 50 anak yatim dan duafa menerima santunan dalam kegiatan kali ini. Jika dinominalkan, masing-masing menerima santunan sebesar Rp 500 ribu. Santunan tersebut disalurkan ke dalam bentuk uang beasiswa ditambah buku sekolah bagi anak yatim. 

"50 anak yatim dan duafa untuk tahap pertama ini. Rencananya akan ada 50 lagi pada tahap dua di Rumah Sedekah nanti," imbuh pria yang akrab disapa Gus Shodiq ini. 

Ke depannya, kegiatan santunan yang disalurkan oleh Rumah Sedekah NU akan terus dikembangkan. Di mana, tidak akan hanya diberikan berupa uang santunan atau barang namun akan direncakan program sedekah ilmu. 

"Jadi kita akan mulai latihan tentang wirausaha. Kemudian nanti, mereka-mereka yang bagus akan didampingi dan juga dibantu. Misalnya ada yang belum siap, akan diberi kesempatan magang di semua yang menjadi mitranya Rumah Sedekah," terang Gus Shodiq. 

Sementara itu, dalam silaturahmi yang digelar kali ini, Rumah Sedekah NU juga menyusun kepengurusan Rumah Sedekah NU. Di mana dengan terbentuknya pengurus tersebut nantinya diharapkan kegiatan atau program yang digelar oleh Rumah Sedekah NU bisa lebih strategis. 

"Event yang kita gelar selama ini kan memang sporadis. Dengan adanya pengurus ini, kita berharap kegiatan kita bisa jauh lebih strategis," ujar Ketua Rumah Sedekah NU, Hegy Harjoyo.

Ke depannya, ia berharap agar kegiatan sedekah yang dilakukan oleh Rumah Sedekah NU bisa berdampak semakin besar terhadap umat. Terlebih dengan terbentuknya kepengurusan Rumah Sedekah NU. 

"Mimpi kita sebenarnya tidak hanya sebagai ladang untuk berdonasi atau charity. Namun dengan jaringan pengusaha yang sudah kita bentuk, kami berharap ke depannya bisa melahirkan pengusaha-pengusaha baru. Jadi sedekahnya bisa lebih produktif. Sehingga dari sedekah yang awalnya mungkin kecil, bisa berkembang menjadi wirausahawan-wirausahawan muda," pungkas Hegy.

Sebagai informasi sejumlah pengusaha dan tokoh yang hadir dalam kegiatan kali ini adalah Direktur JatimTIMES Lazuardi Firdaus, Owner NK Cafe Djoni Sujatmiko, Pemilik Warung Kasemo Agus Susanto, Owner Bestdought Hegy Harjoyo, owner Sultan Croffle Dodiet Arya Mahendra, owner Jajan Mercon Abdi, Pimpinan Pondok Rakyat Sumberpucung Kiai Abdullah Syam, Ayam Goreng Nelongso, Pengusaha Kapal Gus Mussodaq.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Rumah Sedekah NUevaluasi relokasi pengungsi semeruNoor Shodiq Askandar

Berita Lainnya

Berita

Terbaru