Pemulihan Ekonomi, Pemkot Malang Perkuat Sinergitas dengan Industri Jasa Keuangan

May 17, 2022 20:08
Wali Kota Malang Sutiaji saat memberikan sambutan dalam pertemuan bersama industri jasa keuangan di Kantor OJK Malang, Selasa (17/5/2022). (Foto: Humas Pemkot Malang)
Wali Kota Malang Sutiaji saat memberikan sambutan dalam pertemuan bersama industri jasa keuangan di Kantor OJK Malang, Selasa (17/5/2022). (Foto: Humas Pemkot Malang)

JATIMTIMES - Dalam rangka pemulihan ekonomi, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus memperkuat sinergitas bersama industri jasa keuangan yang ada di Kota Malang. Terlebih lagi, pertumbuhan ekonomi di Kota Malang pasca momentum Hari Raya Idulfitri 1443 Hijriah terus menggeliat. 

Lalu tingginya perjalanan mudik lebaran dan sektor ekonomi yang digerakkannya, dianggap menjadi salah satu indikasi kebangkitan ekonomi masyarakat. Termasuk di dalamnya indikator sektoral pariwisata yang perlahan membaik. 

"Tingginya perjalanan mudik kemarin luar biasa, diikuti dengan banyaknya wisatawan yang datang. Maka Industri Jasa Keuangan, mari momentum baik ini harus kita manfaatkan dengan sinergi bersama seluruh stakeholders," ungkap Wali Kota Malang Sutiaji saat memberikan sambutan dalam kegiatan Dialog Optimisme Ekonomi Malang Pascq Idulfitri 1443 H di Kantor OJK Malang, Selasa (17/5/2022). 

Orang nomor satu di Pemkot Malang ini mengatakan, pemantapan pemulihan ekonomi dapat digenjot dengan penguatan ekosistem dan peran Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), aktivasi destinasi pariwisata dan ekonomi kreatif, penguatan infrastruktur penunjang termasuk infrastruktur digital, serta dengan tetap terkendalinya Covid-19. 

"Kalau kemarin saja kita lihat bouncingback-nya sampai enam, artinya pertumbuhan bagus. Saya punya keyakinan kalau sudah dibuka kerannya ini semakin bagus. Karena wisatawan kemarin sudah luar biasa, okupansi sudah bagus dan inflasi itu menunjukkan bahwa daya beli masyarakat mulai membaik," terang Sutiaji.

Untuk diketahui, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang, pertumbuhan ekonomi Kota Malang sendiri melesat dari -2,26 persen (2020) menjadi 4,21 persen (2021) atau mengalami rebound 6,47 poin persen. 

Lebih lanjut, Sutiaji menjelaskan peran serta industri jasa keuangan menjadi penting untuk mendorong keberhasilan tersebut. Pasalnya, perbankan menjadi satu otoritas sendiri yang mempunyai kekuatan dan nilai tawar terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Malang.

Menurutnya, industri jasa keuangan dapat mendorong melalui penguatan akses pembiayaan pada UMKM dan pelaku ekonomi kreatif. Selain itu juga pada penguatan inklusi dan literasi keuangan, seperti penguatan literasi digital. 

"Sekarang merambah kebagaimana literasi masyarakat dengan digital, itu harus kita kuatkan," kata Sutiaji.

Sementara itu, Sutiaji terus mengajak pelaku industri jasa keuangan untuk selalu menguatkan optimisme dalam mendorong pemulihan ekonomi. "Jadi ini harus kita bangun bersama-sama, harus optimis. Harus kuat optimisme kita semua," tutur Sutiaji.

Terakhir, Sutiaji menyebut momen silaturahmi halal bihalal ini menjadi ajang mempererat kebersamaan dan keguyuban. Sehingga dapat melahirkan kolaborasi dan akselerasi menuju kebangkitan ekonomi bersama.

"Halal bihalal menjadi milik kita semua. Maka menjadi keharusan dan keyakinan kita untuk bersilaturahim, saling membantu. Maka kolaborasi dan akselerasi menjadi sebuah keniscayaan," pungkas Sutiaji. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Walikota MalangIndustri Jasa Keuanganpertumbuhan ekonomi Kota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru