Geger Postingan Ruhut soal Meme Anies Baswedan, BPP SGM-P Beri Kecaman dan Minta Hukuman Tegas

May 13, 2022 19:44
Pendiri sekaligus Ketua Umum lembaga Solidaritas Generasi Muda-Papua (SGM-P), Arie Ferdinand Waropen (Foto: Dokumentasi Ferdinand for JatimTIMES).
Pendiri sekaligus Ketua Umum lembaga Solidaritas Generasi Muda-Papua (SGM-P), Arie Ferdinand Waropen (Foto: Dokumentasi Ferdinand for JatimTIMES).

JATIMTIMES - Pendiri sekaligus Ketua Umum lembaga Solidaritas Generasi Muda-Papua (SGM-P), Arie Ferdinand Waropen memberikan pernyataan tegas atas polemik meme yang diunggah Politisi PDI Perjuangan Ruhut Sitompul belum lama ini. 

Dalam meme yang beredar luas dan banyak diperbincangkan itu, Ruhut memposting meme Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memakai baju adat suku Dani, Papua. Hal itu pun menuai banyak kritikan, bahkan berbuntut pada laporan ke meja hijau.

“Bila Saudara Ruhut Sitompul ingin mengkritisi Saudara Gubernur DKI Jakarta, itu Hak Anda (Demokrasi). Tapi dengan tegas kami sampaikan jangan coba-coba melibatkan unsur SARA dengan meme menghina Suku/Budaya Kami Papua seperti yang telah diposting. Warisan Budaya adalah Aset Bangsa, bukan bahan meme kelompok anda!!” tegas Arie melalui keterangan tertulis yang diterima JatimTIMES, Jumat (13/5/2022).

Diapun menyayangkan masih banyaknya oknum yang melakukan aktivitas serupa di media sosial. Di mana hal itu menurutnya sangat mencederai semangat dan wawasan nasionalisme yang selama ini terus ditularkan kepada seluruh aspek masyarakat di Indonesia, tanpa kecuali masyarakat Papua.

"Jangan nanti kami Rakyat Papua yang terus dipaksa untuk memahami wawasan nasionalisme, tapi negara belum serius menegakkan wawasan nasionalisme (keberagaman) dalam pemahaman WNI yang lain," tegasnya.

Lebih jauh dia menyebut, postingan yang diunggah Ruhut Sitompul tersebut juga telah mencederai upaya dan langkah meningkatkan pemahaman nasionalisme yang dilakukan oleh berbagai kalangan, tanpa kecuali SGM-P. 

Di mana SGM-P sendiri merupakan salah satu lembaga yang mengakomodir potensi Generasi Muda dalam orientasi Peningkatan Sumber Daya Manusia Muda Papua. SGM-P juga secara konkret melakukan giat-giat program kerja yang ikut menjunjung mempererat relasi dalam saling menghormati antar Suku, Ras dan Agama. 

“Secara konkret dalam program kerja kami terus melakukan upaya dalam penerapan gagasan nasionalisme berbangsa dan bernegara. Namun hari ini terkesan hal itu sia-sia, melihat Saudara Ruhut Sitompul dengan gampang seperti itu. Apakah tidak melecehkan Pancasila dengan esensi Keberagaman yang terkandung di dalamnya?? Miris!” tegasnya.

Menurutnya, pemerintah harus hadir dan bertindak tegas dalam menangani kasus serupa. Karena kasus tersebut bukan hanya satu dua kali terjadi, melainkan sudah sangat sering kali dialami.

Hal-hal seperti ini, lanjutnya, kerap terjadi namun proses berlanjut dengan kepastian hukum untuk disanksikan sering dan cenderung lemah. Ketika pemerintah yang juga sebagai representatif Negara benar-benar serius maka hal seperti ini juga harus ditindak tegas. 

“Saudara Ruhut Sitompul mungkin telah meminta maaf secara terbuka kepada kami Rakyat Papua, namun untuk memastikan Republik Indonesia ini sebagai negara hukum, maka proses hukum harus terus berlanjut," ucapnya.

"Sehingga ke depan bagi siapapun jangan ada lagi yang semena-mena menghina antar Suku, Ras dan Agama termasuk kami rakyat Papua, supaya esensi persatuan dalam negara RI ini masuk akal ketika digaungkan untuk harus kita jaga bersama!” tegas aktivis asal Papua Barat itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Ruhut SitompulAnies Baswedanpemasangan portal

Berita Lainnya

Berita

Terbaru