Menikmati Kisah Perjalanan Kapal Arka Kinari Keliling Dunia di DPRD Kota Malang

May 11, 2022 23:01
Penampilan live music Nova & Filastine di Ruang Paripurna DPRD Kota Malang. (Foto: Imarotul Izzah/MalangTIMES)
Penampilan live music Nova & Filastine di Ruang Paripurna DPRD Kota Malang. (Foto: Imarotul Izzah/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Gedung DPRD Kota Malang semalam (Selasa, 10/5/2022) tampak lebih ramai dari biasanya. Masuk ke lobi, tampak sebuah peta yang menggambarkan peta perjalanan Arka Kinari, sebuah pertunjukan oleh seniman Nova & Filastine di atas kapal yang telah mengelilingi dunia. 

Cerita mengenai perjalanan Arka Kinari itu kini dibawa ke Kota Malang, tepatnya di Gedung DPRD Kota Malang, semalam.

Di balik peta perjalanan tersebut, tampak orang-orang menikmati sajian pameran yang ditampilkan oleh Nova & Filastine dari perjalanan mereka sebelumnya. Beberapa di antaranya seperti Tombak Mata Tiga, alat menangkap ikan untuk bertahan hidup di Atoll Pasifik saat Arka Kinari ada di tengah laut selama pandemi, Juni 2020. 

Ada pula foto-foto perjalanan kapal yang berlayar dari tahun 2019 hingga 2021 tersebut. Tak hanya foto-foto saja, bahkan catatan perjalanan juga ditampilkan dalam pameran tersebut.

Menariknya, di pameran itu juga ditampilkan keong pasifik, alat musik tiup tertua dan sejak zaman purba dipakai untuk meresonansikan bunyi. Ada pula manometer yang merupakan alat untuk mengukur tekanan dalam air maupun udara.

Oleh-oleh lainnya juga ditampilkan, seperti serangkaian sarung dan baju bodo khas Suku Bugis yang diberikan pada tanggal 10 Oktober 2020 saat Arka Kinari akan melanjutkan perjalanan dari Losari Makassar menuju Benoa Bali. Ada pula panel kayu asli pahatan Suku Asmat yang merupakan bingkisan kenangan dari Bung Max Binur dari Bengkel Seni Belantara Papua, 4 September 2020.

Lantai 2 Gedung DPRD Kota Malang tak kalah mengejutkan lagi, pakaian-pakaian yang sempat dipakai pada saat perjalanan ditampilkan pada manekin dan tampak berwibawa. Di antaranya yakni jaket oranye kru, kostum Nova, kostum Grey, hingga Golden Jacket.

Sementara lantai 3 Gedung DPRD Kota Malang, tepatnya di Ruang Rapat Paripurna, semalam terasa magis. Perjalanan suka duka Arka Kinari diceritakan langsung oleh Nova & Filastine dengan penuturan maupun live music serta cinematic visual.

Nova & Filastine juga sempat bercerita bagaimana kapal mereka terlantar saat pandemi covid-19 menyerang dunia.

"So the ship was 2 weeks into the Pasific with the wind behind us, no turning back. And the world closed. For the next six months we became outcasted. No nation wants us," papar Grey Filastine.

"Dua minggu setelah di Samudra Pasifik, kapal terombang-ambing tanpa ada negara yang menerimanya. Termasuk waktu itu Indonesia. Saya menghubungi Kedutaan, katanya disuruh balik aja ke negaranya. Tidak mungkin karena angin hanya bisa mendorong kami ke arah Indonesia," timpal Nova.

Cerita-cerita tersebut diselingi dengan live music yang magis. Para penonton memenuhi ruangan Rapat Paripurna itu, menikmati dengan syahdu hingga bersorak-sorai. Tak terkecuali Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika yang tampak duduk paling depan.

Kepada JatimTIMES.com, Made menyatakan bahwa pameran dan pertunjukan ini sesuai dengan komitmen awal DPRD Kota Malang, bahwa masyarakat dipersilakan untuk berkreasi di Gedung DPRD Kota Malang.

"Kebetulan kita baru tahu juga luar biasa ternyata Malang punya potensi internasional di mana Yayasan Lintas Batas lewat aksi Segara Gunung dan Arka Kinarinya kan sudah go internasional. Sudah keliling dunia, 20 negara sudah mereka kunjungi dan itu luar biasa. Sehingga sedikit hal kecil yang bisa kita lakukan dengan mewadahi kegiatan mereka," bebernya.

Untuk diketahui, Yayasan Lintas Batas telah bekerja sama dengan Program Jalur Rempah oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan teknologi sejak tahun 2020 sebagai rekanan internasional. Yayasan Lintas Batas melibatkan Arka Kinari sebagai pandangan masa depan Jalur Rempah, menambahkan khazanah kemaritiman sebagai penyambung budaya antara satu titik dan lainnya, sebagai kesadaran sejarah dan ikut menjaga kelestarian alam, gunung, dan laut, bagi masa depan yang berkelanjutan.

"Saya selaku ketua DPRD merasa terhormat bisa menampilkan beliau-beliau di sini," tandasnya.

Sebagai informasi, pameran ini masih bisa dinikmati masyarakat di Gedung DPRD Kota Malang hingga 12 Mei 2022.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
DPRD Kota Malangpemenang pilpres 2024

Berita Lainnya

Berita

Terbaru