Seorang WNA Diduga Akan Lakukan Perampasan Uang di Toko Perlengkapan Bayi

May 09, 2022 20:03
Pemilik toko perlengkapan bayi, Lisdyanto saat menunjukkan video CCTV aksi dari WNA yang akan rampas uang di tokonya (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)
Pemilik toko perlengkapan bayi, Lisdyanto saat menunjukkan video CCTV aksi dari WNA yang akan rampas uang di tokonya (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Seorang yang diduga Warga Negara Asing (WNA) membuat resah warga Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.

Dalam video yang beredar di sejumlah platform media sosial, pria yang terlihat berpawakan badan tinggi besar itu hendak merampas uang di loker uang kasir di salah satu toko perlengkapan bayi di Jalan Sumber Waras, Krajan, Kalirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang bernama Dubeedu Babykids.

Penasaran dengan video yang beredar itu, media ini mencoba mendatangi Dubeedu Babykids. Di situ, media ini ditemui salah satu penjaga toko yang mengaku bernama Vivi.

Vivi menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi Minggu (8/5/2022) sekitar pukul 16.00 WIB sore. Saat itu kondisi toko sedang sepi pengunjung. Di toko itu hanya ada Vivi dan rekannya sesama penjaganya.

Pria dengan warna kulit putih itu datang bersama diduga anak perempuannya yang berusia remaja. “Dia datang membawa mobil. Terus turun ke sini bersama anak perempuannya kayaknya remaja begitu,” kata Vivi ditemui di lokasi, Senin (9/5/2022).

Mulanya, pria itu hendak membeli sikat gigi yang lokasinya berada di dekat kasir. Pria itu bertanya harga dan akan membelinya.

“Saya kasih tahu tempatnya dan harganya Rp 15 ribu, tapi gak tahu katanya gak jadi. Dan tiba-tiba anaknya hendak membeli gantungan kunci yang harganya Rp 8 ribu dan terbeli,” ujar Vivi.

Selama berkomunikasi dengan pria tersebut, Vivi dan rekannya menggunakan Bahasa Inggris. Pria tersebut diketahui Vivi tidak bisa berbicara bahasa Indonesia.

“Dia mengakunya dari India. Soalnya waktu itu saya play musik India dan dia bilang itu lagu dari negara saya India. Tapi dari wajahnya kayak orang Eropa begitu,” kata Vivi.

Setelah membeli gantungan kunci, perempuan remaja mencoba mengalihkan perhatian dengan langsung menuju ke bagian belakang toko. Rekan Vivi pun mengikuti dari belakang.

Rekan Vivi yang sibuk dengan anak perempuan lelaki WNA itu mencari barang, pria tersebut tiba-tiba ingin menukarkan uang. Dompet ditaruhnya di dekat kasir, dan dia mengeluarkan satu lembar uang sejumlah Rp 100 ribu.

Pria tersebut pun meminta Vivi untuk menukar uang Rp 100 ribu yang ditukarnya itu dengan uang Rp 100 ribu keluaran 2022. Namun Vivi saat itu menawarkan uang pecahan Rp 50 ribu.

“Dia mintanya itu aneh-aneh awalnya saya kasih Rp 50 ribu-an dua. Tapi dia gak mau. Terus Rp 50 ribu sama pecahan juga gak mau. Terus maunya apa. Dia maunya nomor seri terbaru yang katanya buat koleksi,” ungkap Vivi.

Saat itu, Vivi pun sudah menjelaskan, dia tidak punya uang pecahan Rp 100 ribu dengan nomor seri terbaru. Dan saat itu juga Vivi curiga dengan pria tersebut.

Bahkan saat Vivi membuka loker uang, pria itu pun tiba-tiba langsung menjulurkan tangannya ke tempat uang di kasir. Vivi yang kaget, langsung menahan usaha pria itu untuk mengambil uang.

“Ya saya pertahankan uang itu supaya gak diambil. Maksa begitu. Itu ada di CCTV terekam,” kata Vivi.

Tidak berhasil mengambil uang, pria itu pun langsung meninggalkan toko tersebut dengan perempuan remaja tanpa ada uang atau barang yang diambil dari toko itu. “Dia bilang it is okay it is okay,” kata Vivi.

Peristiwa itu pun akhirnya dibagikannya di WhatsApp grup tokonya dan menyebar ke sejumlah grup orang sekitar Kecamatan Lawang dan Kecamatan Singosari. Beberapa orang menyebut pria yang diduga WNA itu juga pernah beraksi di salah satu toko bayi bernama Kids Store di Kecamatan Lawang Kabupaten Malang.

“Dari penuturan bos saya waktu itu. Dia juga ke Kids Store di Lawang dan berhasil ngambil uang Rp 500 ribu. Mungkin waktu itu lagi ramai juga ada videonya CCTV,” ungkap Vivi.

Sementara itu, pemilik toko Lisdyanto (55) menjelaskan, dengan kejadian itu ia meminta kepada karyawannya lebih berhati-hati dan memberitahu karyawannya untuk lebih awas dalam menjaga tokonya.

“Ya lebih hati-hati. Kejadian seperti ini baru sekali. Dan pria itu bukan pelanggan saya. Kabarnya memang di Kids Store itu dulu sebelum lebaran juga didatangi dan kehilangan uang Rp 500 ribu,” kata Lisdyanto.

Dia pun belum melaporkan kejadian ini ke polisi. Namun berdasarkan laporan yang ia dapat dari WhatsApp grup, pria itu masih berkeliaran di Malang tepatnya di Pasar Singosari.

“Tadi itu dibagikan dan pagi tadi Singosari. Harap hati-hati untuk pemilik toko bayi karena orang ini mengincar toko bayi,” tutup Lisdyanto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
pencuri uangWarga Asing

Berita Lainnya

Berita

Terbaru