Pacar Sering Dijemput Pria Lain, Karyawan Lippo Gelap Mata

May 09, 2022 17:30
M. Richo Maulana Pelaku penusukan saat di rilis oleh Kapolres Jember (foto : Moh. Ali Makrus / Jember TIMES)
M. Richo Maulana Pelaku penusukan saat di rilis oleh Kapolres Jember (foto : Moh. Ali Makrus / Jember TIMES)

JATIMTIMES – M Richo Maulana (20) warga Dusun Wonolangu, Desa/Kecamatan Panti, Jember harus mendekam di tahanan Mapolres Jember. Hal ini setelah dirinya gelap mata melihat Mahfirotul Hasanah yang tidak lain pacarnya yang masih teman kerja di Mall Lippo Plaza Jember sering dijemput oleh Dicky (23) saat pulang kerja.

Melihat kenyataan ini, Richo panggilan M Richo Maulana harus menegur dan mengingatkan Dicky agar tidak menjemput pacarnya. Terlebih antara dirinya dengan gadis pujaan sudah menjalin hubungan selama 4 tahun dan berniat melangsungkan ke jenjang pernikahan.

Namun teguran Richo kepada Dicky ini tidak pernah digubris, hingga puncaknya terjadi peristiwa berdarah pada Kamis (5/5/2022) lalu sekitar pukul 22.15 WIB. Di mana, saat itu Richo melihat pacarnya dijemput oleh korban. Pelaku pun sempat menegur korban dan pacarnya di area Lippo. Teguran ini membuat keduanya terlibat cekcok, hingga dilerai oleh Satpam Lippo.

Rupanya cek cok yang dilerai oleh Satpam ini masih berlanjut. Keduanya sepakat untuk duel mencari tempat yang sepi dan dipilih di daerah Dusun Karang Anom, Desa Serut Panti. Ketiganya yakni pelaku, korban dan pacar pelaku akhirnya menuju lokasi yang ditentukan.

Saat perjalanan menuju lokasi duel yang ditentukan, korban tanpa sepengetahuan pelaku menghubungi teman-temannya untuk menunggu di lokasi. “Saat di lokasi, ternyata banyak teman korban. Saya pun mengeluarkan pisau dari jok motor saya dan berhasil menusuk leher korban,” ujar Richo saat di interogasi Kapolres Jember di depan sejumlah wartawan, Senin (9/5/2022).

Usai menusuk korban, pelaku pun langsung kabur melarikan diri karena takut dikeroyok oleh teman-teman korban. sedangkan beberapa teman korban langsung mengejar pelaku dan sebagian memberikan pertolongan dengan membawa korban ke Puskesmas Panti. Namun luka yang diderita cukup serius, korban di rujuk ke RS dr. Soebandi Jember, tapi dinyatakan meninggal saat dalam perawatan.

Sementara Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo yang didampingi Kasatreskrim AKP Dika Hardiyan Wiratama dalam keterangan persnya menyatakan, bahwa saat kabur pelaku bersembunyi di rumah pamannya yang ada di Dusun Badean, Desa Panti. Hal ini setelah sepeda motor yang dikendarai pelaku rantainya putus, sehingga hanya dalam hitungan jam pelaku berhasil diamankan.

“Pelaku diamankan hanya beberapa jam dari kejadian. Yakni pada Jumat dinihari sekitar pukul 1.30 WIB di rumah pamannya. Sedangkan jenazah korban saat ini masih dilakukan autopsi di rumah sakit dr. Soebandi Jember,” jelas Hery.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, polisi menjerat pelaku dengan Pasal 351 ayat (2) dan atau ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
berita hukum kriminal jembergelap mataKapolres Jemberjalur arteri

Berita Lainnya

Berita

Terbaru