Ops Ketupat Semeru 2022 Hari Terakhir, Tiap Hari Ada 20 Ribu Kendaraan Masuk Malang

May 09, 2022 16:16
Arus lalu lintas di underpass Karanglo, Senin (9/5/2022) (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)
Arus lalu lintas di underpass Karanglo, Senin (9/5/2022) (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Operasi Ketupat Semeru 2022 berakhir hari ini, Polres Malang menegaskan bahwa jumlah kendaraan yang masuk melalui tiga pintu tol yakni Lawang, Singosari dan Pakis mencapai 20 ribu per hari. Hal itu dianggap menurun dibandingkan tahun 2019 lalu, di mana kendaraan yang melintas mencapai 30 ribu per hari.

Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat mengatakan bahwa jumlah kendaraan yang masuk ke Malang tahun ini menurun ketimbang 2019 lalu. Hal itu dilihat dari tidak adanya antrean kendaraan yang ada di sejumlah ruas jalan.

“Overall ini beberapa hari setelah lebaran, kalau melihat perbandingan maka kita akan lihat dengan tahun 2019 lalu, karena kalau melihat tahun 2020 atau 2021 itu tidak apple to apple. Kalau 2019, waktu itu mudik bisa dilakukan, tapi saat ini datanya jauh berkurang dari 2019, khususnya di tiga gate tol yang kita miliki, khususnya di Lawang, Singosari dan Pakis. Data 2019, gate tol Singosari bisa mencapai avarage 30 ribu kendaraan per hari, tahun ini hanya ada 20 ribuan kendaraan. Artinya ada pengurangan kendaraan dari tahun 2019,” ungkap Ferli kepada JatimTIMES saat ditemui di Pos Yan Karanglo.

Karena tidak adanya antrean kendaraan dari pintu tol, Ferli menyebut bahwa pihaknya juga belum sempat melaksanakan rekayasa lalu lintas yang sempat direncanakan. Seperti mengalihkan arus lalu lintas jika terjadi kepadatan kendaraan di salah satu pintu exit tol.

“Beberapa CB (cara bertindak) di beberapa gate tol juga belum sempat kami laksanakan, seperti misalnya menutup gate tol Singosari dialihkan ke gate tol Lawang dan gate tol Pakis, karena gate tol Singosari lebih ramai ketimbang Lawang dan Pakis, itu belum pernah kami lakukan karena pada kenyataannya tidak ada antrean yang mengekor yang panjang sekali,” papar Ferli.

Ferli pun mengatakan bahwa jika ada antrean kendaraan yang terjadi di pintu tol, pihak Jasa Marga langsung menurunkan rider. Hal itu salah satunya untuk memecah antrean bila terjadi kepadatan kendaraan.

“Ketika sudah ada antrean kurang lebih 50an kendaraan, itu teman-teman Jasa Marga sudah turun menggunakan mobile rider. Jadi memang cenderung relatif lancar,” ungkap Ferli.

Berdasarkan pantauan media ini di lapangan, arus lalu lintas di Simpang Empat Karanglo ramai lancar. Hal itu dilihat baik dari arah Surabaya ke Malang atau sebaliknya, dan dari pintu exit tol Singosari menuju Karangploso dan sebaliknya terpantau masih lancar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
ferli hidayatpos pelayanan lebaran

Berita Lainnya

Berita

Terbaru