Peserta JKN-KIS Dapat Akses Pelayanan Kesehatan, Cukup dengan KTP

May 09, 2022 11:00
Peserta JKN-KIS yang telah merasakan manfaat layanan kesehatan yakni Yanuwar Ekomali (42). (Foto: Humas BPJS Kesehatan Cabang Malang)
Peserta JKN-KIS yang telah merasakan manfaat layanan kesehatan yakni Yanuwar Ekomali (42). (Foto: Humas BPJS Kesehatan Cabang Malang)

JATIMTIMES - Para peserta program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang memerlukan layanan kesehatan di fasilitas kesehatan saat ini dapat menunjukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tercantum dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik.

Selain itu, bagi peserta yang berusia di bawah 17 tahun dapat menunjukkan Kartu Keluarga (KK) atau Kartu Identitas Anak (KIA). Kebijakan tersebut berlaku sejak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan melakukan launching identitas tunggal melalui NIK di 26 Januari 2022 lalu. 

Salah seorang peserta JKN-KIS yang telah merasakan kebijakan layanan kesehatan ini adalah Yanuwar Ekomali (42). Yanuwar pun menceritakan ketika dirinya datang ke Rumah Sakit Lavalette Malang pada hari Jumat, 11 Maret 2022 lalu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. 

Di mana ketika itu, istri dari Yanuwar jatuh dan mengalami luka. Kemudian karena kondisi gawat darurat, dirinya menyadari tidak memungkinkan untuk membawa istrinya ke fasilitas kesehatan (faskes) tingkat 1. Akhirnya langsung dibawa ke Instalasi Gawa Darurat (IGD) Rumah Sakit Lavalette. 

"Kemudian saat di resepsionis saya hanya diminta menyetorkan KTP elektronik saja, dan istri saya sudah langsung mendapatkan perawatan luka tanpa diminta biaya lagi," ungkap Yanuwar. 

Pihaknya pun mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan dalam memberikan kemudahan pelayanan bagi peserta JKN-KIS. Terlebih lagi, menurutnya ketika sedang dalam keadaan panik karena membutuhkan pelayanan kesehatan dengan segara, terkadang lupa membawa Kartu Indonesia Sehat (KIS) secara fisik. Sedangkan untuk mengakses KIS secara digital di aplikasi Mobile JKN, belum tentu semua peserta dapat melakukannya.

"Dengan adanya kebijakan ini kalau suatu saat membutuhkan pelayanan kesehatan di faskes, kita bisa hanya dengan menunjukkan KTP elektronik. Saya rasa inovasi ini sangat bagus ya, karena terkadang kita lupa tidak membawa kartu JKN-KIS, atau mungkin kartunya hilang, jadi peserta JKN-KIS tetap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan," jelas Yanuwar.

Sementara itu, sebagai peserta JKN-KIS yang sudah pernah merasakan manfaat dari program ini, Yanuwar berharap BPJS Kesehatan dapat terus berinovasi memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pesertanya. 

Yanuwar juga berharap agar peserta JKN–KIS selalu menularkan semangat gotong royong membantu orang lain dengan membayar iuran JKN-KIS tepat waktu setiap bulannya.

"Terima kasih untuk BPJS Kesehatan yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada saya dan seluruh peserta Program JKN-KIS," tutup Yanuwar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Jaminan KesehatanJKN KISBPJS KesehatanBPJS Kesehatan MalangPelayanan Kesehatan

Berita Lainnya

Berita

Terbaru