Arus Wisatawan Meningkat, Sejumlah Pengelola Wisata Minta Tambahan Tiket Perforasi

May 06, 2022 18:32
Plt Kepala Disparbud Kabupaten Malang, Made Arya Wedantara. (Foto: Riski Wijaya/ MalangTIMES).
Plt Kepala Disparbud Kabupaten Malang, Made Arya Wedantara. (Foto: Riski Wijaya/ MalangTIMES).

JATIMTIMES - Arus wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Malang mulai menunjukan adanya peningkatan. Hal tersebut sudah mulai terlihat kurang lebih selama sepekan terakhir pada momen libur Lebaran Idul Fitri 1443 H tahun 2022 ini. 

Pantauan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang, peningkatan arus wisatawan tersebut terlihat dari permintaan tiket perforasi dari sejumlah tempat wisata. Dimana tiket yang sebelumnya diberikan, sudah habis terjual. 

"Jadi teman-temen (pengelola wisata) di beberapa lokasi (wisata) itu sudah minta (tiket perforasi) lagi. Jadi kesimpulannya, itu (kunjungan wisatawan) tidak sesuai dengan perkiraan mereka. Jadi cetak (tiket) lima ribu atau sepuluh ribu itu kurang," ujar Plt Kepala Disparbud Kabupaten Malang, Made Arya Wedantara kepada JatimTIMES. 

Beberapa tempat wisata yang meminta tambahan tiket perforasi adalah seperti di Bumi Perkemahan Desa Selorejo Kecamatan Dau, Pantai Balekambang dan beberapa pantai lainnya.¹

"Dengan hal itu, berarti kemungkinan kunjungan wisatawan sampai akhir pekan ini, berarti bisa sampai dua kali lipat dari yang diperkirakan," terang Made. 

Pihaknya masih menginventarisir permintaan susulan tiket perforasi oleh sejumlah pengelola tempat wisata. Namun, dari permintaan yang hingga saat ini masuk, rata-rata setiap pengelola wisata meminta tambahan tiket perforasi dengan jumlah yang sama dengan yang telah diterima sebelumnya. 

"Rata-rata sih seratus persen ya permintaan susulannya. Tapi masih kami inventarisir lagi," imbuh Made. 

Kunjungan wisatawan yang cukup tinggi terjadi di Pantai Balekambang. Dari catatannya, sebelum momen Hari Raya Idul Fitri 1443 H, pihak pengelola wisata Pantai Balekambang telah meminta tiket perforasi sebanyak 11 bendel. Dimana setiap bendelnya berisi 10 ribu tiket. 

"Dan sekarang mereka (pengelola Balekambang) sudah minta lagi," ujar Made. 

Made menyebut, peningkatan jumlah kunjungan wisatawan seperti yang terjadi pada momen libur Lebaran kali ini kurang diprediksi oleh Disparbud. Pasalnya, selama dua tahun terakhir sejak tahun 2020, dengan kondisi yang cenderung masih dalam pandemi Covid-19, kunjungan wisatatawan menurutnya tidak setinggi saat ini. 

"Belum (diprediksi) ya, karena selama dua tahun terakhir kan tidak seperti ini dan hampir tidak ada wisatawan. Jadi ternyata setelah dibuka, ya seperti ini kunjungannya," pungkas Made. 

Selain dari penjualan tiket, peningkatan kunjungan wisatawan juga terpantau dari peningkatan arus lalu lintas di akses menuju tempat wisata. Pihaknya memantau kepadatan terjadi di sekitar wilayah Kendalpayak Pakisaji, Bululawang hingga menuju Bantur. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
wisata kabupaten malangDinas Pariwisata Kabupaten MalangPantai BalekambangLibur Lebaran

Berita Lainnya

Berita

Terbaru