Ini Cara DLH Kota Malang Ajari Masyarakat Peduli Lingkungan

Apr 30, 2022 19:41
Masyarakat Kota Malang saat mendapatkan kompos dari DLH Kota Malang (foto: DLH Kota Malang for JatimTIMES)
Masyarakat Kota Malang saat mendapatkan kompos dari DLH Kota Malang (foto: DLH Kota Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang memiliki 18 Rumah Pilah Kompos Daur Ulang (PKD) yang tersebar di lima kecamatan Kota Malang, serta dari fasilitas Composting Plant yang ada di tempat pembuangan akhir (TPA).

Kepala Seksi (Kasi) Penanganan Sampah Bidang Persampahan dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Budi Heriyanto mengatakan, sampah yang dijadikan pupuk kompos bahan bakunya adalah residu atau sampah organik yang bersumber dari rumah tangga dan sampah pasar.

Dari situ, Pemkot Malang sempat melakukan pembagian pupuk kompos bagi masyarakat pada HUT ke-108 Kota Malang. Hal itu diharapkan masyarakat dapat memilah sampah dari rumah agar penanganan sampah dapat dilakukan dengan baik.

“Pembagian kompos (untuk masyarakat) juga untuk mengedukasi masyarakat agar mau melakukan pemilahan sampah organik serta menanam. Harapannya agar warga Kota Malang mau memilah sampah mulai dari sumber atau rumah. Minimal ke dalam dua jenis, yaitu sampah organik dan anorganik, serta mengedukasi agar masyarakat lebih bijak dalam mengelola sampah, karena sampah pun bisa diolah,” jelas Budi.

Menurut Budi, tidak ada syarat khusus untuk mengajukan permohonan pupuk kompos. Hanya saja, pihaknya akan terlebih dahulu mengedukasi masyarakat agar melakukan pemilahan sampah.

“Dimulai dari sampah rumah tangga terlebih dulu yang bisa dipilah ke dalam sampah organik dan anorganik,” harap Budi.

Lanjut Budi, pemilahan sampah penting dilakukan di mana dapat meningkatkan jumlah sampah yang akan didaur ulang. Sehingga bisa mengurangi jumlah sampah yang berakhir di TPA dan lingkungan.

“Permintaan kompos juga bisa dilakukan oleh masyarakat Kota Malang setiap hari pada jam kerja, Senin sampai Sabtu di 18 rumah PKD yang ada, serta di TPA Supit Urang dengan membawa fotokopi KTP untuk perorangan, yang akan mendapatkan dua plastik kompos,” terang Budi.

Sedangkan untuk kelompok, Budi menjelaskan bahwa harus mengajukan surat permohonan ditujukan kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang. Nantinya akan mendapatkan 20 plastik dengan membawa sampah plastik yang akan ditukarkan kompos.

“Juga ada momen pembagian kompos secara massal dilakukan dalam rangka menyambut Hari Besar Nasional dan Hari Lingkungan Hidup,” tutup Budi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
DLH Kota Malangpelantikan pengurus kahmilampu hias lumina

Berita Lainnya

Berita

Terbaru