Antisipasi Kepadatan Lalin, Jasa Marga Pandaan-Malang dan Polres Malang Lakukan Ini

May 01, 2022 08:35
Exit tol Singosari (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)
Exit tol Singosari (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Jasa Marga Pandaan-Malang memprediksi puncak peningkatan arus kendaraan di Tol Singosari akan terjadi pada H+1 lebaran dan selanjutnya. Karena saat itu diperkiraan akan banyak pelancong yang hendak berwisata di kawasan Malang Raya sekaligus permulaan arus balik.

Mengantisipasi lonjakan arus lalu lintas yang berujung kemacetan, Jasa Marga Pandaan-Malang dan Polres Malang membuat mekanisme demi kelancaran arus lalu lintas. Salah satunya dengan menggratiskan pengguna jalan tol apabila terjadi kemacetan hingga mencapai 1 kilometer.

“Diperkirakan kepadatan itu akan terjadi di (pintu tol) Singosari. Nah, kami memang membuka opsi untuk menggratiskan tol. Apabila tol Singosari sudah tidak bisa menampung debit kendaaraan yang mengarah ke Kota Batu,” ungkap General Manager Jasa Marga Pandaan-Malang Indrawan Agustono melalui sambungan telepon.

Akan tetapi, ada beberapa antisipasi yang akan dilakukan oleh jajaran Satlantas Polres Malang. Hal itu agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di jalur tol Singosari.

Menurut koordinasi yang dilakukan Indrawan dengan Satlantas Polres Malang, pihaknya akan mengarahkan kendaraan ke gerbang exit tol Pakis atau exit Tol Madyopuro, Kota Malang. 

“Jadi kami optimis kepadatan itu tidak akan sampai terjadi,” tutur Indrawan.

“Kecuali, apabila tol Singosari seperti tol Cikampek yang tidak ada pilihan exit tol lain. Kalau di Singosari ini kan ada pilihan di exit tol Pakis atau Madyopuro,” imbuh Indrawan.

Sebelumnya, Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat menyampaikan hal senada, bahwa akan memperhatikan betul kondisi debit kendaraan di tol Singosari dalam setiap jam. Sebab, exit tol tersebut rawan terjadi kepadatan kendaaraan saat lebaran.

“Kalau dia (kendaraan) mengular sampai 1 kilometer ke belakang. Maka seluruh exit tol kita gratiskan. Sehingga kendaraan bisa masuk ke dalam arteri,” ujar Ferli.

Namun, menurut Ferli tidak semudah itu pihaknya akan menggratiskan tol. Sebab apabila diloskan pun, kemungkinan akan terjadi penumpukan di jalan arteri.

“Oleh karena itu, antisipasi pertama yang akan kami lakukan jika terjadi kepadatan ke arah exit tol Singosari adalah mengarahkan kendaraan untuk keluar ke exit Tol Lawang, Pakis, atau Madyopuro, Kota Malang,” tutur Ferli.

Kemudian jalur yang tidak kalah penting untuk diperhatikan menurut Ferli yakni arteri yang menuju Kota Batu, seperti di kawasan Jalan Raya Karanglo, Karangploso hingga Dau. Di situ kerap terjadi kepadatan panjang kendaraan.

“Kemungkinan besar di kawasan tersebut yang akan terjadi kepadatan cukup tinggi,” ungkap Ferli.

Sehingga untuk mengantisipasinya, jajaran Polres Malang akan membuat rekayasa lalu lintas dengan menggunakan traffic cones. “Saya pikir alternatif semacam itu akan lebih efektif daripada pengalihan arus,” pungkas Ferli.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
PT Jasa Marga Pandaan MalangPolres Malangaksi berbagi

Berita Lainnya

Berita

Terbaru