Tinjau SPBE, Wali Kota Sutiaji Pastikan Stok BBM dan Elpiji Aman

Apr 27, 2022 19:33
Wali Kota Malang Sutiaji bersama Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang Samsun Hadi saat berdialog dengan pimpinan Pertamina Fuel Terminal Malang, Rabu (27/4/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)
Wali Kota Malang Sutiaji bersama Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang Samsun Hadi saat berdialog dengan pimpinan Pertamina Fuel Terminal Malang, Rabu (27/4/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Wali Kota Malang Sutiaji meninjau kesiapan Stasiun Pengisian Bahan Bakar dan Elpiji (SPBE) atau Pertamina Fuel Terminal Malang dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah atau momentum Lebaran 2022. 

Dalam peninjauannya, Sutiaji bersama Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang Samsun Hadi, Dandim 0833/Kota Malang Letkol Kav Heru Wibowo Sofa, Kabag Ops Polresta Malang Kota Kompol Supiyan, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang Erny Fatma Setyoharini, Sekretaris Daerah Kota Malang Erik Setyo Santoso dan Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Dikopindag) Kota Malang M Sailendra. 

Orang nomor satu di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Malang itu mengatakan, pihaknya memastikan bahwa stok Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Elpiji di SPBE Malang aman. Meskipun sejak dua hari kemarin, telah terjadi peningkatan konsumsi masyarakat atas BBM dan Elpiji.

Pihaknya pun mengingatkan kepada pihak Pertamina Fuel Terminal Malang agar mempersiapkan cadangan BBM dan Elpiji lebih banyak. Karena jika berkaca pada beberapa tahun lalu, cadangan untuk peningkatan konsumsi masyarakat 20 persen untuk BBM dan 10 persen untuk Elpiji. 

"Tapi sekarang sudah kelihatan, belum puncak (lebaran) sudah ada kenaikan BBM 20 persen sama Elpiji 6 persen," ungkap Sutiaji kepada JatimTIMES.com, Rabu (27/4/2022). 

Terlebih lagi, di tahun 2022 merupakan tahun yang membuat masyarakat bahagia. Pasalnya, selama dua tahun pandemi Covid-19, pemerintah telah melarang kegiatan mudik lebaran. Namun, pada tahun 2022 ini pemerintah telah memberikan kelonggaran bagi masyarakat untuk melangsungkan mudik. 

"Tahun ini fantastis ya, liburan lebaran selama 10 hari dan masyarakat diperbolehkan mudik lebaran," terang Sutiaji. 

Truk Tangki Pertamina.

Oleh karena itu, pihaknya mengingatkan betul agar Pertamina Fuel Terminal Malang memerhatikan ketersediaan BBM dan Elpiji, beserta distribusinya. Terlebih lagi kata Sutiaji, Pertamina telah melakukan kesepakatan bersama dengan Mabes Polri terkait pengamanan distribusi truk tangki Pertamina. 

"Bahannya siap, nanti minta Pak Dandim, sama Pak Kapolresta atau yang mewakili, jangan sampai nanti ada keterlambatan atau kendala di lapangan menuju ke titik sasaran," ujar Sutiaji.

Sementara itu, Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Rayon I Malang Ahmad Ubaidillah menjelaskan, bahwa tercatat per tanggal 27 April 2022, stok di Pertamina Fuel Terminal Malang masih aman. 

"Yakni untuk Pertalite 2.619 Kilo Liter, Pertamax 1.110 Kilo Liter, Pertamax Turbo 51 Kilo Liter, Bio Solar 1.336 Kilo Liter, Dexlite 97 Kilo Liter, Pertamina Dex 60 Kilo Liter, dan LPG 354 MT," jelas Ubaidillah. 

Lebih lanjut, dengan stok yang masih terbilang aman, konsumsi masyarakat atas BBM dan Elpiji juga mengalami peningkatan sejak dua hari terakhir. Untuk kebutuhan BBM Gasoline jenis Pertalite dari normal biasanya 328 Kilo Liter naik 15 persen menjadi 374 Kilo Liter. Lalu untuk jenis Pertamax, normal biasanya 132 Kilo Liter saat ini naik 6 persen menjadi 140 Kilo Liter. Kemudian untuk jenis Pertamax Turbo normalnya 4,4 Kilo Liter naik menjadi 5,4 Kilo Liter. 

Sedangkan untuk kebutuhan BBM Gasoil, jenis Bio Solar normalnya 64 Kilo Liter turun 2 persen menjadi 63 Kilo Liter. Lalu jenis Dexlite normalnya 7,9 Kilo Liter naik menjadi 8,6 persen. Kemudian untuk jenis Pertamina Dex normalnya 4,3 Kilo Liter naik menjadi 4,9 Kilo Liter. Selanjutnya, untuk Elpiji normalnya 108 MT naik 6 persen menjadi 114 MT. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Wali Kota Malang SutiajiWali Kota MalangKota Malangstok bbm kota malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru