1 Ton Pupuk Kompas Olahan Sampah dari TPA Kota Batu Dibagikan ke Warga di Desa Tlekung

Apr 27, 2022 14:45
Salah satu petugas saat memilah sampah di TPA. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Salah satu petugas saat memilah sampah di TPA. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu memiliki pengolahan sampah. Dari pengolahan sampah itu mampu menghasilnkan pupuk organik atau kompos.

Setidaknya hasilnya pupuk kompos seberat 1 ton diberikan kepada warga Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo. Tujuannya untuk kebutuhan warga melakukan penghijauan di sekitar lingkungan mereka.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu Aris Setiawan mengatakan, DLH dan TPA memberikan kompos sebagai sarana edukasi. Agar ke depan TPA juga bisa bermanfaat setidaknya bagi lingkungan sekitar.

“Kita memberikan kompos untuk dimanfaatkan menanam bunga dan pohon agar memiliki nilai edukasi, bahwa hasil pengolahan sampah ini bisa digunakan masyarakat,” ungkap Aris.

Bahkan ke depan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko berharap pupuk kompos itu juga bisa dipergunakan oleh petani di Kota Batu. Mengingat banyak petani yang menanam sayur secara organik. Sehingga sangat bermanfaat bagi petani.

“Saat ini memang sudah bisa didistribusikan kepada warga sekitar TPA. Ke depan kalau bisa didistribusikan kepada petani di Kota Batu,” harap Dewanti.

Dengan begitu, manfaat dari produk olahan sampah ini bisa sampai ke masyarakat yang lebih luas. Sedang Tahun ini Pemkot Batu berupaya mengurangi volume sampah di TPA sebanyak 24 persen.

Selain menjadikan pupuk kompos, upaya lainnya adalah memanfaatkan larva dari black soldier fly atau maggot untuk mengurai sampah organik. Mengingat maggot merupakan hewan yang memiliki banyak manfaat. Mulai dari pakan ikan dan unggas, maggot juga menjadi dekomposer untuk mengurai sampah.

Karena itu maggot merupakan salah satu solusi untuk mengurai sampah organik di TPA Tlekung. Contohnya 10 gram telur, bisa menjadikan 1 kilogram maggot.

Dengan maggot itu terbukti mampu mengurangi volume sampah organik di TPA, hingga 2,5 ton perhari. Ada keuntungan lainnya, maggot bisa memberi tambahan penghasilan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
TPA Tlekunglampu hias luminaDLH Kota Batu

Berita Lainnya

Berita

Terbaru