5 Rekomendasi Buku Tentang Musik yang Wajib Kalian Baca, Bisa Nambah Wawasanmu

Apr 29, 2022 12:45
Buku Rock n Roll Industri Musik Indonesia: Dari Analog ke Digital Penerbit Buku Kompas Tahun 2013. (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)
Buku Rock n Roll Industri Musik Indonesia: Dari Analog ke Digital Penerbit Buku Kompas Tahun 2013. (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Banyaknya penikmat musik di Indonesia juga harus dibarengi dengan kualitas literasi serta daya baca yang kuat. Hal itu untuk memahami perjalanan musik di Indonesia mulai awal hingga sampai saat ini melalui rilisan-rilisan buku tentang musik maupun zine yang diterbitkan secara mandiri oleh skena musik lokal.

Untuk menambah pengetahuan tentang perkembangan musik di Indonesia hingga daerah, kali ini JatimTIMES.com memberikan rekomendasi 5 buku tentang musik yang wajib kalian baca sebagai referensi pembicaraan terkait perkembangan musik di Indonesia.

1. Rock n Roll Industri Musik Indonesia: Dari Analog ke Digital (2013, Penerbit Buku Kompas)

Dalam Buku Rock n Roll Industri Musik Indonesia dengan penulis Theodore KS mengulas perkembangan musik di bidang industri. Mulai dari masa-masa kejayaan piringan hitam yang diana bangsa Indonesia tengah dalam perjuangan melawan kolonialisme Belanda.

Lalu setelah itu beralih pada rilisan fisik kaset pita. Kemudian beralih lagi ke CD (compact disc) dan terakhir hingga rilisan musik berbentuk digital. Jatuh bangun perkembangan industri musik di Indonesia dituangkan dalam buku ini.

Jika kalian ingin mengetahui bagaimana peranan industri musik selama masa kemerdekaan hingga reformasi, buku ini dapat menjadi rujukan untuk menambah referensi dalam terjun di dunia industri musik dan musik secara luas.

Jurnalisme musik.

2. Jurnalisme Musik dan Selingkar Wilayahnya (2018, Penerbit Kepustakaan Populer Gramedia)

Buku Jurnalisme Musik dan Selingkar Wikayahnya merupakan hasik karya dari penulis Idhar Resmadi yang memberikan penjelasan terkait perkembangan jurnalisme musik di Indonesia.

Idhar Resmadi mengulas perkembangan jurnalisme musik sejak era Hindia-Belanda hingga masa keruntuhan media-media cetak di medio tahun 2015-2018. Salah satu hal paling menarik dari buku ini adalah bagaimana penulis tidak mencoba memaksa pembacanya untuk melihat musik sebagai bisnis semata.

Namun, lebih dari itu Idhar Resmadi mencoba mengajak pembaca untuk meresapi lebih dalam tentang arti Jurnalisme Musik yang mengulas seluk beluk jatuh bangun jurnalisme musik di Indonesia.

Ucok.

3. Flip Da Skrip: Kumpulan Catatan Rap Nerd Dalam Satu Dekade (2018, Penerbit Elevation Books)

Buku Flip Da Skrip: Kumpulan Catatan Rap Nerd Dalam Satu Dekade merupakan salah satu pedoman bagi para hip hop head  atau penikmat musik hip hop untuk menyelam lebih dalam untuk mengetahui perkembangan musik hip hop khususnya di Indonesia.

Penulis Herry Sutresna atau yang lebih akrab disapa Ucok Homicide ini menuliskan sederet catatan perkembangan musik hip hop dengan sangat detail. Semua dibuka dengan jelas oleh Ucok dalam buku ini, mulai dari tentang kegilaan terhadap hip hop sampai serpihan kekecewaan sumpah serapah yang termaktub dalam buku ini.

Bagi pelaku yang mendalami pergerakan musik, wajib membaca buku ini. Khususnya oelaku skena musik hip hop di Indonesia akan lebih memahami makna hip hop yang tertuang jelas dalam buku ini.

Kultus.

4. Kultus Underground: Ensiklopedia A-Z Subkultur Kaum Muda (2019, Penerbit Immortal Publishing dan Octopus)

Buku ini ditulis oleh Tony Thorne yang diterjemahkan oleh Adhe dan bertugas sebagai penyelaras akhir Reddy Suzayzt. Dalam buku ini mengulas bagaimana pergolakan dari kaum muda di masing-masing subkultur. Mulai dari Rudeboys, kisah dibalik death metal, apa itu squatting, skateboarding yang menjadi fenomena anak muda, hingga kenapa muncul sekte spiritual yang menyebut dirinya New Age.

Melalui ratusan entri dan kutipan langsung, buku ini mengeksplorasi kegilaan, keriuhan, dan tren budaya kaum muda yang muncul sejak berakhirnya perang dunia kedua.

Entri-entri tentang musik, arsitektur dan desain, dikombinasikan dengan entri-entri tentang filsafat, politik dan budaya pop. Dengan jangkauan yang luas itulah pembaca dapat melacak asal-usul dan perkembangan tren dari breakdance hingga feminisme, dari punk sampai post-modernisme.

Ritmekota.

5. Ritmekota: Kumpulan Tulisan Musik Dari Kota Malang (2019, Penerbit Pelangi Sastra)

Buku Ritmekota berisikan berbagai catatan, rekam jejak, hingga esai personal skena musik di Kota Malang yang dilakukan secara kolektif oleh 12 orang penulis yang pernah hidup menghidupi kancah permusikan di Kota Malang.

Disini mereka menuliskan tentang kancah musik rock alternatif, emo revival, hardcore, label rekaman, geliat gigs dan pertunjukan, profil fanbase band yang militan serta gagasan musikalisasi puisi dan titian rima hip hop.

Dari kampung glintung sampai sudut kampus di Veteran. Dari atmosfir Legipait, Srawung hingga Houtenhand. Dari dedikasi komunitas seperti MCHC, MH2C hingga Malang Sub Pop. Semua tertuang dalam Buku Ritmekota ini.

Buku ini salah satu rekomendasi khususnya bagi para pelaku skena musik di Kota Malang untuk bagaimana menyelam lebih dalam di luasnya khazanah permusikan di Kota Malang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Musik Indonesiaindustri musikindustri musik Indonesiakuliner legendaris kota malangDunia musik Indonesiadunia musik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru