Partai Mahasiswa Jadi Sorotan, Gerindra: Yang Tak Sepemikiran Boleh Dirikan Partai

Apr 24, 2022 09:25
Jubir partai Gerindra Habiburokhman (Kompasdotcom)
Jubir partai Gerindra Habiburokhman (Kompasdotcom)

JATIMTIMES - Kancah perpolitikan Indonesia semakin ramai. Hal ini setelah Partai Mahasiswa Indonesia disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM. 

Hal tersebut, menurut Partai Gerindra melalui Juru Bicara Habiburokhman, merupakan sesutu hal yang harus dihormati.  "Kita menghormati hak konstitusi mereka untuk berorganisasi," ucapnya.

Habiburokhman mengatakan, di negara ini, setiap orang berhak mendirikan sebuah partai politik. Tetapi, tentu dalam pendiriannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Siapa saja berhak untuk mendirikan partai politik sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku," kata dia.

Sebagai seorang mantan aktivis, Habiburokhman paham betul bahwa langkah paling konkret untuk mewujudkan idealisme mahasiwa adalah dengan bergabung ke partai politik dan masuk dalam parlemen.

Perihal Ketua Umum Partai Nusantara Eko Pratama dari kubu BEM Nusantara pernah menemui anggota Wantimpres (Dewan Pertimbangan Presiden) Wiranto, hal tersebut dipandang Habiburokhman merupakan hak masing-masing pihak dalam menentukan sikap politik.

Gerindra menyampaikan, mereka yang tidak satu pemikiran dengan adanya Partai Mahasiswa Indonesia juga dapat mendirikan sebuah partai ataupun bergabung dengan partai yang telah ada, seperti halnya bergabung dengan Gerindra.

"Mahasiswa yang merasa tidak satu pemikiran dengan partai tersebut boleh saja mendirikan partai sendiri atau bergabung dengan partai politik lain yang sudah ada," tandas Habiburokhman.

Pendapat Habiburokhman ini menangkis banyaknya sorotan terhadap Partai Mahasiswa Indonesia. Termasuk dari kalangan mahasiswa sendiri, banyak yang tidak setuju dengan pendirian Partai Mahasiswa Indonesia.

Sebelumnya, Hendrawan Supratikno, politikus senior PDIP,  mengatakab bahwa  di balik terbentuknya Partai Mahasiswa Indonesia, diyakini terdapat sponsor besar. Sebab, mendirikan sebuah partai politik membutuhkan dana yang besar. 

"Untuk itu, biasanya ada sponsor tajir yang terlibat. Pada waktunya akan terang benderang," kata Hendrawan.

Terlepas dari itu, Hendrawan tetap menghargai hak seseorang untuk berpartai atau mendirikan partai. 

Seperti diketahui sebelumnya, berdirinya Partai Mahasiswa Indonesia ditandai dengan secara resmi keluarnya Nomor Keputusan Menteri Hukum dan HAM untuk Partai Mahasiswa Indonesia, yakni M.HH-6.AH.11.01 TAHUN 2022 Tanggal 21 Januari 2022. Partai tersebut dipimpin oleh Eko Pratama yang juga merupakan koordinator pusat BEM (Badan Eksekutif MahasiswaNusantara. 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
partai buruhPartai GerindraPDIP

Berita Lainnya

Berita

Terbaru