Fraksi NasDem Berikan Tiga Rambu Ini dalam Penyesuaian RTRW Kabupaten Malang

Apr 23, 2022 19:42
Ketua Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Malang Amarta Faza.(Foto: Istimewa).
Ketua Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Malang Amarta Faza.(Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Fraksi Nasdem Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang memberikan tiga rambu terkait penyesuaian rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kabupaten Malang. Ketiga hal tersebut yakni penyesuaian RTRW yang diharapkan bisa ramah lingkungan, ramah masyarakat, dan ramah investasi. 

Menurut Ketua Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Malang Amarta Faza, rencana program pembangunan yang nantinya mengacu pada penyesuaian RTRW harus tetap memperhatikan ketiga rambu tersebut. Selain agar tidak ada ketimpangan, potensi yang tergali juga agar lebih optimal. 

"Karena ketiga hal itu adalah keseimbangan. Dalam artian, ramah lingkungan itu bukan berarti kita tidak boleh mengutak-atik lahan untuk tidak boleh dibangun. Namun jika lahan tersebut juga punya potensi untuk mengundang investasi dan bisa berdampak pada ekonomi masyarakat kecil,  perlu diformulasikan pemanfaatan lahan tersebut tanpa mengurangi upaya agar tetap ramah lingkungan," terang Faza. 

Nasdem menilai bahwa ada beberapa hal sehingga tiga rambu tersebut perlu diperhatikan dalam pelaksanaan pembangunan Kabupaten Malang ke depannya. Beberapa hal tersebut di antaranya adalah kondisi spasial Kabupaten Malang yang semakin terbatas, jumlah penduduk yang terus bertambah setiap tahun, aktivitas ekonomi yang terus berkembang hingga potensi serta peluang investasi yang terus tumbuh. 

"Kita melihat ada beberapa potensi yang seharusnya bisa berkembang. Tapi mungkin kita masih melihat ada beberapa lahan yang didiamkan. Misalnya, kalau memang ada lahan yang tidak terlalu LSD (lahan sawah dilindungi) dan potensinya itu, memang bisa berkembang secara ekonomi, menurut pandangan kita tidak ada salahnya lahan itu kita manfaatkan," terang Faza. 

Terlebih Nasdem  juga menilai bahwa ada beberapa tantangan dan masalah yang bakal dihadapi dalam pelaksanannya. Yakni kemungkinan tingkat partisipasi masyarakat, kesenjangan wilayah, degradasi lingkungan hingga tantangan di daerah tertentu yang memiliki kerawanan terhadap bencana. 

Di sisi lain, titik-titik pengembangan wilayah di Kabupaten Malang belum terpetakan secara detail. Nasdem menilai sudah ada wilayah yang sudah terpantau memiliki potensi dan dapat dikembangkan dengan tetap memperhatikan ketiga rambu tersebut 

Titik-titik tersebut juga disesuaikan dengan program pengembangan dari pemerintah pusat atau bahkan masuk dalam program strategis nasional yang ada di Kabupaten Malang. Yakni di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), area sekitar tol Malang-Kepanjen, daerah sekitar Bandara Abdurrachman Saleh, Kawasan Ekonomi Kusus (KEK) Singosari dan area jalur lintas selatan (JLS). 

"Yang harus diperhatikan adalah peta spasial. Di dalam RTRW itu harus sudah bisa terlihat ke mana arah pengembangan Kabupaten Malang. Sehingga tindak lanjutnya juga harus diperhatikan di dalam RDTRK (Rencana Detail Rata Ruang Kota). Kita masih feasibility study, menerima masukan dari akademisi. Intinya semua potensi tersebut bisa jadi katalisator dan bisa menjadi pengukit kemajuan di Kabupaten Malang," pungkas Faza. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Fraksi Nasdem DPRD Kabupaten MalangRTRW Kabupaten MalangBupati Ngawi Ony AnwarBerita Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru