58 Lingkungan RT di Kabupaten Malang Masuk Kawasan Prioritas untuk Program Kotaku

Apr 23, 2022 18:27
Ilustrasi. (Foto: Istimewa).
Ilustrasi. (Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Sebagian wilayah di 12 desa di Kabupaten Malang berada dalam kawasan prioritas yang masuk dalam penanganan program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). 12 desa tersebut tersebar di 2 kecamatan. Yakni Kecamatan Sumberpucung dan Kecamatan Pakis. 

Rinciannya, ada sebanyak 4 desa di Kecamatan Sumberpucung yakni Desa Trenyang, Desa Sumberpucung, Desa Ngebruk dan Desa Jatiguwi. Dari 4 desa tersebut ada sebanyak 22 lingkungan RT yang masuk pada kawasan prioritas. 

Sementara di Kecamatan Pakis, tercatat ada sebanyak 8 desa. Yakni Desa Pucangsongo, Pakisjajar, Sumberkradenan, Sumberpasir, Bunut Wetan, Asrikaton, Saptorenggo dan Desa Kedungrejo. Dari 8 desa ini, ada sebanyak 36 wilayah RT yang masuk kawasan prioritas. 

Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang belum dapat memastikan apakah pada tahun 2022 ini, Kabupaten Malang kembali mendapat bantuan terkait program Kotaku. Sebab pada tahun 2021 kemarin, program tersebut sempat terkendala pandemi Covid-19. 

"Kalau di Kabupaten Malang dapat program Kotaku sejak 2017, dulu namanya kan PNPM. Nah informasi sampai tahun 2022 ini, masih belum ada lagi kabar lebih lanjut. Apakah mendapat bantuan lagi, atau akan berubah nama (program) lagi," ujar Kepala Bidang (Kabid) Permukiman DPKPCK Kabupaten Malang, Indah Fajarwati.

Indah menjelaskan, program tersebut sebenarnya juga lebih mengarah pada pemberdayaan masyarakat. Jadi pelaksanaan pada daerah-daerah kumuh, atau yang disebut kawasan prioritas, lebih banyak memberdayakan masyarakat sekitar. 

"Di tahun 2021 kemarin, kita mendapat program, jadi masyarakat mendapat upah semacam program padat karya untuk di daerahnya masing-masing. Jadi warga yang berdomisili di tempat mendapat bantuan," terang Indah. 

Indah menjelaskan, bahwa sebenarnya, kawasan prioritas di Kabupaten Malang terbagi menjadi 3 kawasan prioritas. Sementara untuk mengurangi kawasan kumuh, ada 7 aspek yang diperhatikan. Yakni kondisi jalan lingkungan, kondisi drainase lingkungan, air minum, air limbah, bangunan gedung, persampahan dan kebakaran. 

"Dan yang memenuhi 7 aspek tersebut, ada kawasan prioritas yang pertama. Dan di situ ada sebanyak 2 kecamatan tadi. Perlu diketahui, batasan wilayah Kotaku hanya menangani wilayah atau daerah yang masuk kategori perkotaan," pungkas Indah. 

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Republik Indonesia, Muhadjir Efendy menyarankan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang bisa memanfaatkan program Kotaku untuk penanganan sejumlah daerah yang terkesan kumuh. Hal itu disampaikan saat berkunjung ke Kabupaten Malang pada 19 Maret 2022 lalu. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Program KOTAKUKota Tanpa Kumuhperhutani ngawi berbagiPemkab Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru