Pasar Lebaran Desa Purwosekar Tawarkan Bahan Pokok dengan Harga di Bawah Pasar

Apr 23, 2022 15:12
Bupati Malang, HM. Sanusi saat meninjau beberapa pedagang di Pasar Lebaran Desa Purwosekar.(Foto: Istimewa).
Bupati Malang, HM. Sanusi saat meninjau beberapa pedagang di Pasar Lebaran Desa Purwosekar.(Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang meresmikan Pasar Lebaran di Desa Purwosekar, Kecamatan Tajinan, Sabtu (23/4/2022) siang. Pasar lebaran tersebut dibuka untuk melayani masyarakat yang membutuhkan sejumlah bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H. 

Setidaknya ada 100 kios yang ada di Pasar Lebaran dan ada sekitar 55 item yang dijual. 55 item yang ada di Pasar Lebaran tersebut meliputi barang-barang kebutuhan pokok seperti minyak goreng, telur, gula pasir dan lainnya. Selain itu juga ada yamg menjual kue-kue khas lebaran. 

Bupati Malang Sanusi mengatakan bahwa Pasar Lebaran tersebut merupakan bentuk kepedulian sejumlah kalangan pengusaha untuk bisa menyediakan harga bahan pokok yang relatif lebih murah. 

"Jadi agar masyarakat bisa terhibur, sehingga bisa mendapatkan bahan-bahan pokok di daerahnya. Dan dijual dengan harga yan terjangkau," ujar Sanusi. 

Barang atau item yang dijual di pasar tersebut memang cenderung murah. Beberapa diantaranya seperti gula dijual dengan harga Rp 12.000 per kilogram, beras mulai Rp 45.000 per 5 kilogram, minyak goreng kemasan yang biasanya dijual dengan harga sekitat Rp 23.000 di pasar ini dijual dengan harga Rp 20.000 per liternya. 

Selain itu, juga ada beberapa hasil tangkapan ikan yang didatangkan dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sendang Biru yang juga dijual dengan harga yang relatif lebih murah. Beberapa diantaranya seperti ikan tongkol Rp 20.000 per kilogram, cumi manis yang biasanya Rp 70.000 per kilogram menjadi Rp 60.000, ikan tuna yang biasanya Rp 38.000 per kilogram menjadi Rp 30.000 dan lainnya. 

"Dan harga (bahan pokok)-nya dijual dengan harga di bawahnya. Dan semoga bisa bermanfaat bagi masyarakat di sekitar Purwosekar," ujar Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malang, Agung Purwanto. 

Agung menjelaskan, sebenarnya Pasar Lebaran di Desa Purwosekar, Kecamatan Tajinan tersebut sudah diajukan sebanyak tiga kali. Namun baru bisa direalisasikan pada tahun 2022 ini. Hal tersebut lantaran pada tahun 2020 dan tahun 2021 lalu, masih terkendala kondisi pandemi Covid-19. 

"Karena di sini (Desa Purwosekar) mungkin banyak masyarakat yang membutuhkan. Di sini juga banyak IKM (Industri Kecil Menengah) jadi harapannya biar bisa bermanfaat juga untuk mengenalkan produk-produk IKM. Dan sebenarnya, Pasar Lebaran ini sudah diajukan sebanyak 3 kali. Namun baru bisa direalisasikan sekarang, karena (tahun) 2020 dan 2021 kemarin kena refocusing," pungkas Agung. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
pasar lebaran dea purwosekarBupati Malang Sanusibisnis hampers

Berita Lainnya

Berita

Terbaru