Tata Cara Iktikaf di Bulan Ramadan dan Hal-Hal yang Membatalkannya

Apr 22, 2022 10:57
Ilustrasi (Foto: otonity.com)
Ilustrasi (Foto: otonity.com)

JATIMTIMES - Iktikaf di bulan Ramadan adalah salah 1 amalan sunah yang bisa dilakukan kapan saja. Pada 10 malam terakhir di bulan Ramadan, iktikaf bisa menjadi amalan untuk meraih malam lailatul qadar

Secara praktik, arti iktikaf merupakan berdiam diri di masjid dengan tujuan semata-mata untuk beribadah kepada Allah. Rasulullah SAW juga menyarankan bagi umat Islam untuk beriktikaf di bulan Ramadan terutama pada 10 malam terakhir.

مَنِ اعْتَكَفَ مَعِي فَلْيَعْتَكِفَ الْعَشْرَ الْأَوَاخِرَ

Artinya: "Siapa yang ingin beriktikaf bersamaku, maka beriktikaflah pada sepuluh malam terakhir." (HR Ibnu Hibban).

Rukun Iktikaf

Tata cara iktikaf di bulan Ramadan dilakukan sesuai dengan rukun iktikaf. Rukun iktikaf terdiri dari 4 poin, sebagai berikut:

- Niat
- Berdiam diri di masjid sekurang-kurangnya selama tumakninah salat
- Masjid sebagai tempat iktikaf
- Orang yang beriktikaf.

Syarat Iktikaf

Melaksanakan iktikaf di bulan Ramadan juga harus memenuhi syarat iktikaf yaitu:

- Beragama Islam
- Baligh
- Berakal sehat
- Bebas dari hadas besar

Jika orang yang menjalankan iktikaf tidak memenuhi syarat di atas, maka iktikafnya dianggap tidak sah.

Berikut Tata Cara Iktikaf di Bulan Ramadan

Tata cara iktikaf di masjid bisa diawali dengan membaca niat sesuai dengan jenis iktikaf yang dilakukan. Ada 3 jenis iktikaf, yaitu iktikaf mutlak, iktikaf terikat waktu tanpa terus-menerus, dan iktikaf terikat waktu secara terus-menerus selama 10 hari Ramadan.

1. Membaca niat iktikaf

Di bawah ini ada beberapa pilihan niat iktikaf yang bisa disesuaikan:

- Niat iktikaf mutlak
نَوَيْتُ أَنْ أَعْتَكِفَ فِي هَذَا الْمَسْجِدِ للهِ تَعَالَى

Nawaitu an'itikafa fi hadzal masjidi lillahi ta'ala.

Artinya: Aku berniat iktikaf di masjid ini karena Allah ta'ala.

- Niat iktikaf terikat waktu tanpa terus-menerus
نَوَيْتُ أَنْ أَعْتَكِفَ فِي هَذَا الْمَسْجِدِ يَوْمًا/لَيْلًا كَامِلًا/شَهْرًا لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu an i'tikaf fi hadzal masjidi yaumann lailan kamilann/ shahran lillahi ta'ala.

Artinya: Aku berniat iktikaf di masjid ini selama satu hari/satu malam penuh/satu bulan karena Allah.

- Niat iktikaf terikat waktu terus-menerus
نَوَيْتُ أَنْ أَعْتَكِفَ فِي هَذَا الْمَسْجِدِ شَهْرًا مُتَتَابِعًا

Nawaitu an'itikafa fi hadzal masjidi shahran mutthathabiann.

Artinya: Aku berniat iktikaf di masjid ini selama satu bulan berturut-turut karena Allah.

2. Mengawali dengan salat sunah dan salat wajib.

3. Membaca Al-quran.

4. Perbanyak bertasbih.

5. Perbanyak bertahmid.

6. Perbanyak bertahlil.

7. Perbanyak bertakbir.

8. Perbanyak istighfar.

9. Membaca shalawat Nabi.

10. Memperbanyak doa-doa secara khusyuk dan tafakkur.

Berikut Hal-Hal yang Membatalkan Iktikaf

Iktikaf seseorang ternyata bisa batal jika orang tersebut melakukan hal-hal seperti berikut:

1. Berjimak (melakukan hubungan suami-istri).

2. Mengeluarkan sperma.

3. Mabuk yang disengaja.

4. Murtad.

5. Haid.

6. Nifas.

7. Keluar tanpa alasan.

8. Keluar untuk memenuhi kewajiban yang bisa ditunda.

9. Keluar disertai alasan hingga berkali-kali karena keinginan sendiri.

Apabila orang itu melakukan salah satu hal yang membatalkan, maka rangkaian ibadah iktikaf di bulan Ramadan dianggap tidak sah, meski melewati beberapa malam sebelumnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
lailatul qadarmalam Lailatul QadarSpider Man Across the Spider Verse

Berita Lainnya

Berita

Terbaru