Pemkab Malang Tambah Alokasi ADD Sebesar Rp 23 Miliar untuk Insentif RT RW

Apr 21, 2022 15:59
Bupati Malang, HM. Sanusi. (Foto: Riski Wijaya/ MalangTIMES).
Bupati Malang, HM. Sanusi. (Foto: Riski Wijaya/ MalangTIMES).

JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang memastikan bahwa insentif bagi Ketua RT dan RW akan tersalurkan pada tahun 2022 ini. Penganggaran insentif bagi RT dan RW ini bersumber pada dana kombinasi. Yakni dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan dana bagi hasil dari Dana Alokasi Umum (DAU).

Bupati Malang HM. Sanusi mengatakan bahwa alokasi anggaran untuk insentif RT RW ini dimasukkan ke dalam komponen alokasi dana desa (ADD). Namun begitu, meskipun masuk dalam salah satu komponen ADD, Sanusi memastikan bahwa tidak akan mengganggu program di desa yang telah dirancang dalam ADD.

"Jadi di ADD itu ada komponen insentif untuk RT RW, sebesar Rp 52 miliar," ujar Sanusi.

Sanusi menyebut sempat ada salah persepsi terkait insentif RT RW yang dimasukkan di dalam komponen ADD. Namun, Sanusi memastikan bahwa untuk insentif RT RW sudah ada penambahan pada alokasi ADD.

"Enggak ada, itu hanya salah persepsi, dipikir itu dari ADD semua, padahal di komponen ADD itu sudah ditambahi. Yang mestinya Rp 173 miliar menjadi Rp 225 miliar," terang Sanusi.

Hal senada juga disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Malang, Suwadji. Dimana dirinya mengatakan memang ada penambahan alokasi ADD yang khusus dialokasikan untuk insentif RT dan RW.

"Kemarin sudah kita jelaskan dan sudah selesai, nanti akan ada tambahan pagu ADD. Kemarin pagu ADD untuk RT RW kita masukkan di sana, ada kekurangan untuk operasional desa. Dan di PAK nanti akan ditambahi Rp 23 miliar, karena proses penyalurannya (insentif RT RW) melalui ADD," ujar Suwadji.

Jumlah Ketua RW dan RT dari desa se Bumi Kanjuruhan, adalah 17.351 orang. Sementara, ada 818 Ketua RT RW di kelurahan-kelurahan. Sehingga, total jumlah RT RW penerima ADD yaitu 18.169 orang.

Di mana setiap orang, bakal menerima Rp 250 ribu per bulan. Menurut Suwadji, pencairan akan berlangsung dua tahap. Jika dikalkulasi, maka setiap orang akan menerima insentif sebesar Rp 3 juta setiap tahunnya.

Sementara itu, untuk penyalurannya akan dilakukan langsung melalui rekening masing-masing Ketua RT dan RW. Menurut Suwadji, hal tersebut untuk mengantisipasi ketidaktepatan sasaran dalam penyalurannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
insentif rt rwPemkab MalangBUPATI MALANG

Berita Lainnya

Berita

Terbaru