Kesaksian Korban Alfamart Gambut: Menegangkan dan Menyedihkan

Apr 21, 2022 14:29
Detik-detik kejadian Fahrulreza dan Lia tertimbungan bangunan Alfamart Gambut yang roboh (sumber gambar : kompas.com)
Detik-detik kejadian Fahrulreza dan Lia tertimbungan bangunan Alfamart Gambut yang roboh (sumber gambar : kompas.com)

JATIMTIMES - Berita duka mengenai robohnya bangunan toko retail Alfamart seolah masih menjadi kisah pilu bagi para korban selamat. Lia Agustina sebagai korban selamat dari musibah tersebut menceritakan detik-detik tubuhnya tertimbun puing-puing bangunan. Korban yang sempat dinyatakan menghilang tersebut mengaku pasrah saat mengalami hal tersebut.

Ia sendiri saat itu telah selesai bekerja dan sempat keluar dari toko retail Alfamart Gambut. Namun, karena harus mengambil barangnya yang tertinggal di dalam toko. Akhirnya, mau tak mau ia harus masuk kembali. Nahasnya, ia justru mengalami musibah yang tidak terduga yaitu tertimbun rerobohan bangunan Alfamart Gambut.

"Saat di bawah itu (tertimbun) saya merasakan sakit yang sangat, tapi tak bisa melakukan apa-apa. Pasrah dan hanya bisa doa dan akhirnya baru jam 10 malam baru bisa keluar," ucapnya kala berbagi cerita kepada awak media pada Rabu (20/4/2022).

Dilansir dari beberapa sumber, seorang korban pengunjung Alfamart bernama Fahrulreza merekam detik-detik kejadian saat dia dan seorang wanita tertimpa reruntuhan Alfamart tersebut. Fahrulreza sengaja merekam situasi yang hampir merenggut nyawanya itu untuk dikirim ke kawan-kawannya sehingga ia dapat memberitahu jika dia dalam kondisi tertimbun dan menjadi korban musibah Alfamart Gambut tersebut.

Ketika itu Fahrulreza sendiri sedang mampir ke toko retail tersebut dan bermaksud untuk melakukan transaksi di ATM yang terdapat dalam toko tersebut serta membeli masker untuk menjalankan prokes. Di sisi lain, dia juga sedang berangkat dalam perjalanan buka bersama rekan-rekannya di daerah Pematang, Banjar.

Kejadian yang menimpa dirinya tersebut terjadi ketika ia mengantre. Saat itu ia mendengar bunyi benda jatuh yang begitu keras dari lantas atas. Ia sendiri tidak mengira jika bangunannya akan roboh. Ia hanya menganggap bahwa suara tersebut berasal dari pekerjaan karyawan Alfamart yang harus menyelesaikan pekerjaanya. Namun, dalam hitungan detik dan tanpa persiapan apapun. Bangunan tiba-tiba roboh dan menimpa dirinya.

"Awalnya saya kira pegawai Alfamart di lantai dua sementara membongkar barang. Tapi kok lantai di bawah tempat kami ikut bergetar," ungkap Fahrulreza.

Kemudian kejadian tersebut menjadi kondisi yang paling mencekam dalam hidupnya. Pasalnya, setelah bangunan roboh dan seluruh ruangan menjadi gelap. Ia mendengar teriakan-teriakan histeris dan permintaan tolong dari seorang wanita yang ternyata merupakan pegawai dari Alfamart.

"Semuanya gelap, saya mendengar ada suara perempuan kesakitan. Saya gunakan senter HP ke bawah dan ternyata ada pegawai Alfamart yang terjepit. Saya berusaha memvideo dan memfoto kami supaya lekas ditemukan dan kami berusaha bertahan semampu kami," ungkapnya.

Ketika kejadian tersebut Lia bersama Fahrulreza saat  itu hanya bisa berdoa. Keduanya berharap agar mereka segera ditemukan oleh tim penyelamat. Hingga kini Lia dan  beberapa korban selamat lainnya masih menjalani perawatan di dua rumah sakit akibat luka yang disebabkan oleh robohnya bangunan tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
alfamart ambrukpetik tebu manten

Berita Lainnya

Berita

Terbaru