Tersangka ZI Lakukan Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB di dalam Mobil Korban

Apr 18, 2022 17:49
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto bersama Widrreskrimum Polda Jatim AKBP Ronald A Purba menunjukkan barang bukti dan tersangka Ziath Ibrahim Bal Biyd (baju tahanan oranye) terkait tindak pidana pembunuhan berencana di Ruang Humas Polda Jatim, Senin (18/4/2022). (Foto: Tangkapan layar instagram @humaspoldajatim)
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto bersama Widrreskrimum Polda Jatim AKBP Ronald A Purba menunjukkan barang bukti dan tersangka Ziath Ibrahim Bal Biyd (baju tahanan oranye) terkait tindak pidana pembunuhan berencana di Ruang Humas Polda Jatim, Senin (18/4/2022). (Foto: Tangkapan layar instagram @humaspoldajatim)

JATIMTIMES - Tim Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil mengungkap tersangka pembunuhan terhadap Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (UB) Bagus Prasetya Lazuardi. 

Berdasarkan hasil penyidikan yang dilakukan Tim Subdit III Jatanras Direskrimum Polda Jatim, tersangka bernama Ziath Ibrahim Bal Bayd (37) atau berinisial ZI merupakan warga Jalan Kyai Tamin Gang 1 Nomor 6, RT 01/RW 06, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang. 

Wadirreskrimum Polda Jatim AKBP Ronald A Purba bersama Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto mengatakan, sementara ini tersangka masih tunggal yakni ZI. Pihaknya menyebutkan, bahwa ZI mengenal korban karena korban merupakan pacar anak tiri ZI yang berinisial TS. 

Perwira polisi dengan dua melati di pundaknya ini menuturkan, korban dibunuh oleh tersangka ketika berada di dalam Mobil Toyota Innova milik korban. Di mana mulanya pada hari Kamis (7/4/2022) tersangka berangkat menuju kediaman saksi YP dari kediamannya menaiki sepeda motor. Tujuannya untuk menitipkan sepeda motornya yang kemudian menemui korban. 

Selanjutnya tersangka dan korban berangkat menuju mencari warung kopi. Namun, karena banyak yang sudah tutup, tersangka mengajak ke arah Perumahan Bumi Mondoroko Raya, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. 

Saat berada di lokasi, terjadi adu mulut antara tersangka dan korban. Tersangka juga sempat mengancam korban dengan senjata api mainan, kemudian tersangka meminta handphone korban dan melihat chat antara korban dengan pacarnya yang juga merupakan anak tiri dari tersangka yakni TS. 

"Setelah itu dilakukan pembunuhan di dalam mobil korban. Setelah dibunuh dengan cara membekap, menutup dengan plastik dan menekan dada dengan lutut di jok mobil, korban kemudian dibuang di Pasuruan untuk mengaburkan proses pidana," ungkap Ronald dalam rilis ungkap kasus tindak pidana pembunuhan berencana di Ruang Humas Polda Jatim, Senin (18/4/2022). 

Setelah membuang jenazah korban di wilayah Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, pada hari Jumat (8/4/2022), tersangka membawa kabur Mobil Toyota Innova milik korban dan memarkirkan di Perumahan Bumi Mondoroko Raya. Lalu tersangka pergi naik ojek online menuju kediamannya. 

Lebih lanjut, barang bukti yang berhasil diamankan pihak kepolisian dari tersangka, yakni satu unit sepeda motor matic berwarna biru, tiga unit handphone, satu buah tas selempang warna cokelat, satu buah palu, satu buah pisau, dan satu buah helm ojek online. 

Dari saksi YP diamankan satu buah pistol mainan warna hitam dan satu buah handphone. Kemudian dari saksi HK satu uni Mobil Toyota Innova tahun 2013 warna hitam. 

"Dari keterangan saksi lain setelah tersangka membunuh, mobil korban ini dititipkan di rumah temannya inisial HK di daerah Malang. Dan pistol mainan yang digunakan untuk mengancam korban juga dititipkan di rumah temannya inisial YP," tandas Ronald. 

Pada awal kejadian pacar korban masih belum mengetahui, namun untuk saat ini sudah mengetahui. Jajaran Tim Subdit III Jatanras Direskrimum Polda Jatim terus melakukan penyelidikan atas kasus tindak pidana pembunuhan berencana. Sementara pacar korban TS bersama orang tuanya masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP subsider Pasal 365 ayat 3 KUHP dengan ancaman pidana maksimal kurungan 20 tahun penjara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
pembunuhan mahasiswamahasiswa fakultas kedokteran ubchelsea olivia Mahasiswa FK UBPolda Jawa Timur

Berita Lainnya

Berita

Terbaru