Ngeri, Pembunuh Berantai Ini Gemar Bikin Aksesoris dari Tubuh Manusia Termasuk Masker dan Mangkuk

Apr 17, 2022 14:06
Ilustrasi (Foto: Wahana News)
Ilustrasi (Foto: Wahana News)

JATIMTIMES - Edward Theodore Gein merupakan pembunuh berantai yang terkenal karena ia suka membuat asesoris dari bahan tubuh manusia. Gein bahkan pernah membuat masker dari kulit manusia dan mangkuk dari tengkorak manusia.

Melansir melalui Murderpedia, Gein lahir di La Crosse County, Wisconsin, Amerika Serikat (AS). Orang tuanya, George dan Augusta Gein merupakan penduduk asli Wisconsin. 

Mereka punya toko kelontong kecil di pinggiran kota kecil Plainfield, Wisconsin. Semasa kecilnya, Gein kerap dibully karena gayanya yang seperti perempuan. 

Hal itulah yang rupanya berdampak pada perkembangan sosial Gein. Kehidupan Gein pun penuh dengan guncangan. 

Ayahnya meninggal dunia karena serangan jantung pada tahun 1940. Kematian sang ayah disusul oleh kematian adik Gein. Lalu, giliran ibunya yang meninggal.

Semenjak hidup sebatang kara, Gein membiayai hidupnya dengan pekerjaan serabutan. Ia diketahui tinggal di sebuah kamar kecil di dekat dapur dan menghabiskan waktu dengan membaca majalah tentang kultus kematian.

Pada 16 November 1957, pemilik toko di Plainfield, Bernice Worden tiba-tiba menghilang. Polisi lantas memiliki alasan untuk mencurigai Gein. 

Putra Worden telah memberi tahu penyelidik bahwa Gein telah berada di toko pada malam sebelum pria itu menghilang.

Setelah menggeledah rumah Gein, penyelidik menemukan tubuh Worden yang dipenggal di sebuah gudang. Kondisi tubuh Worden saat itu digantung terbalik dengan tali di pergelangan tangannya, dengan palang di pergelangan kakinya. 

Tubuhnya 'didandani' seperti rusa. Ia juga ditembak dengan senapan kaliber 22 kemudian dimutilasi. Saat penggeledahan, polisi juga menemukan beberapa barang bukti lainnya seperti, 4 hidung, seluruh tulang dan fragmen manusia, 9 masker kulit manusia dan mangkuk yang terbuat dari tengkorak manusia. 

Ada pula 10 kepala wanita dengan bagian atas digergaji, kulit manusia menutupi beberapa kursi kursi, kepala Mary Hogan di dalam kantong kertas, serta kepala Bernice Worden dalam karung goni. 

Masih ada juga tengkorak di tiang ranjangnya, organ di dalam lemari es hingga sepasang bibir pada tali pengikat untuk tirai jendela.

Saat diintrogasi, Gein mengatakan kepada penyelidik bahwa antara tahun 1947 dan 1952, ia telah melakukan sebanyak 40 kunjungan malam hari ke 3  kuburan lokal untuk menggali mayat yang baru saja dikubur. 

Dari sanalah ia mendapat tubuh manusia yang ia buat untuk furnitur hingga masker dari kulit manusia. Sedangkan korban pembunuhannya tidak diketahui pasti.

Lalu pada, 21 November 1957, Gein didakwa atas satu tuduhan pembunuhan tingkat pertama di Pengadilan Waushara. Ia sempat dipenjara selama beberapa tahun hingga dinyatakan gila secara hukum.

Kemudian pada 26 Juli 1984, Gein meninggal karena gagal pernapasan dan jantung akibat kanker di Goodland Hall Mendota Mental Health Institute.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
pembunuh kejiresep urap

Berita Lainnya

Berita

Terbaru