Pasutri Mandi Junub Setelah Imsyak Puasanya Tetap Sah, Ini Penjelasan Buya Yahya

Apr 17, 2022 10:37
Buya Yahya.(Foto: Istimewa).
Buya Yahya.(Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Mandi wajib atau mandi junub merupakan aktivitas yang harus dilakukan seorang muslim untuk menghilangkan hadats besar. Salah satunya bagi pasangan suami istri setelah melakukan hubungan suami istri.

Di Bulan Ramadan, soal mandi junub masih sering dipertanyakan. Biasanya, pertanyaan yang sering muncul adalah apakah puasanya tetap sah jika sepasang suami istri yang usai berhubungan badan melakukan mandi junubnya setelah imsak atau bahkan adzan subuh.

Terkait hal tersebut, salah satu ulama kenamaan Indonesia Yahya Zainul Ma'arif atau yang lebih akrab disapa Buya Yahya memberikan penjelasan. 

Dalam sebuah video ceramahnya yang diunggah oleh akun TikTok @syarifzain_, Buya Yahya menjelaskan bahwa yang membatalkan puasa adalah bersenggama dengan sengaja di siang hari.

Namun jika bersenggama dilakukan secara tidak sengaja, menurut Buya Yahya, puasanya tetap dapat dianggap sah. Dan bisa tetap dijalankan setelah mandi besar atau mandi junub. 

"Tapi kalau berhubungan suami istri yang tidak sengaja, mungkin ada yang orang berhubungan jadwal sehabis salat subuh, taunya pas Ramadhan setelah salat subuh dia berhubungan, setelah selesai dia baru ingat, 'loh kita kan puasa' itu rezeki. Puasanya tetap sah kita tinggal mandi yang membatalkan bersenggama di siang hari," ujar Buya Yahya.

Menurut Buya Yahya, ketika melakukan hubungan suami istri di waktu sahur, tidak dianjurkan untuk langsung atau segera mandi junub apalagi tengah malam. Melainkan dianjurkan untuk mandi junub ketika sesudah adzan berkumandang. 

"Kalau bersenggama di waktu sahur taunya belum selesai, belum sempat makan, udah adzan, belum sempat mandi, tinggal mandi, enggak wajib dia mandi pada saat itu. Kalau sehabis berhubungan suami istri enggak harus kamu langsung mandi nanti sakit demam. Jadi enggak apa-apa setelah berhubungan mandinya setelah adzan subuh," terang Buya Yahya.

Menurutnya, hal tersebut memang masih banyak yang disalahpahami, baik oleh sang suami ataupun sang istri. Namun dirinya menerangkan bahwa mandi junub setelah imsyak atau bahkan setelah adzan subuh, puasanya tetap boleh untuk terus dijalankan. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
mandi junubBuya Yahya

Berita Lainnya

Berita

Terbaru