Wasit di Jerman Hentikan Pertandingan Bola, Beri Kesempatan Pemain Muslim Berbuka

Apr 15, 2022 18:46
Momen Moussa Niakhate saat berbuka. (foto: YouTube)
Momen Moussa Niakhate saat berbuka. (foto: YouTube)

JATIMTIMES - Momen bersejarah terjadi pada Ramadan 2022 di Jerman. Salah satu laga di Liga Jerman dihentikan sejenak  oleh wasit ketika memasuki waktu Magrib.  Rupanya sang wasit memberikan kesempatan kepada pemain Muslim untuk berbuka puasa. 

Momen itu terjadi saat Augsburg menjamu Mainz 05 di laga tunda pekan ke-26 Liga Jerman 2021-2022 pada Rabu 6 April 2022 malam.

Saat itu, ketika pertandingan memasuki menit 65, wasit Mathias Jollenbeck menghentikan pertandingan. Dia memberi waktu kepada satu-satunya pemain Muslim di laga tersebut untuk berbuka puasa. Pemain yang dimaksud adalah Moussa Niakhate dari Mainz 

Setelah diberi kesempatan untuk minum, Moussa Niakhate langsung menghampiri wasit sebagai tanda terima kasih. Tak lama setelah itu, laga kembali dilanjutkan. Pada pertandingan tersebut, Augsburg menang 2-1 atas Mainz. 

Setelah laga Augsburg vs Mainz, hal serupa kembali terjadi di lanjutan pekan ke-29 Liga Jerman 2021-2022 yang mempertemukan RB Leipzig vs Hoffenheim pada Senin 11 April 2022 dini hari.

Saat itu, wasit yang memimpin pertandingan, Bastian Dankert, menghentikan pertandingan ketika laga menginjak menit ke-30. Sekadar diketahui, waktu kick off laga RB Leipzig dan Hoffenheim berlangsung pada pukul 19.30 WIB. Sementara  azan Magrib di Kota Leipzig berkumandang pada pukul 20.00 WIB. 

Dan wasit yang memimpin pertandingan tersebut memberikan waktu kepada bek RB Leipzig yang beragama Islam, Mohamad Simakan, untuk berbuka puasa.

Di akun Twitter-nya, Mohamad Simakan pun mengucapkan terima kasih. Ia terharu dan berterima kasih  kepada otoritas liga, terutama wasit, yang memberikan kesempatan berbuka puasa di tengah pertandingan.

“Terima kasih kepada wasit dan para pemain karena memberi saya beberapa menit untuk berbuka puasa,” jelas Mohamad Simakan di akun Twitter-nya.

Momen pemain berbuka puasa di tengah pertandingan memang sering terjadi. Namun, jarang ada wasit yang dengan terbuka hatinya untuk menghentikan laga sejenak demi memberi waktu pemain muslim berbuka puasa.

Biasanya, si pemain berbuka puasa ketika ada momen pemain cedera atau kejadian yang membuat wasit menghentikan pertandingan. Contoh yang masih hangat dalam ingatan ketika kiper Tunisia Mouez Hassen pura-pura cedera di laga Tunisia vs Portugal, tepatnya di fase grup Piala Dunia 2018.

Di saat tim medis memberi perawatan kepada Mouez Hassen, seluruh pemain Tunisia berbuka puasa. Jadi, apa yang ditunjukkan wasit-wasit Liga Jerman layak mendapatkan apresiasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
buka puasaBundesliga Jermantips sehat puasapemain bola muslim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru