Benarkah Bunga Bank Tak Haram, Berikut Penjelasan Terbarunya

Apr 13, 2022 15:21
Dosen Sastra Arab UM Moh. Fauzan. (Foto: youtube.com/UMChannel).
Dosen Sastra Arab UM Moh. Fauzan. (Foto: youtube.com/UMChannel).

JATIMTIMES - Perdebatan mengenai bunga bank sering kali terdengar di mana-mana. Bahkan meski telah menemukan titik jelas, perdebatan tersebut masih saja berlanjut. Hal yang sering kali membuat para kaum muslim kebingungan adalah mengenai diperbolehkan atau dilarangnya bunga bank itu sendiri.

Dosen Sastra Arab Universitas Negeri Malang Moh. Fauzan, S. Pd, M. Pd, M. Pd. I mengungkapkan, perkembangan dunia memang banyak memunculkan hal baru. Di mana sederet hal baru itu bahkan tidak pernah ada pada zaman Rasulullah SAW. Salah satunya dengan kemunculan bank diberbagai penjuru dunia.

Pada masa Rasulullah SAW, menurutnya tidak ada bank. Sehingga, keberadaan bank pada era ini perlu adanya ijtihad. Ijtihad sendiri merupakan suatu pemikiran dan penelitian tentang suatu bidang yang mana nantinya akan menghasilkan keputusan yang baik dan tidak keluar dari aturan agama.

Dalam berbagai diskusi, disebutkan jika hal yang kerap kali dipermasalahkan oleh para ulama secara langsung bukanlah bank, melainkan bunga bank yang terdapat pada setiap transaksi yang dilakukan.

"Bagaimana untuk bunga tersebut, apakah ia termasuk haram, riba ataupun tidak?" ujar Moh. Fauzan dalam pidatonya yang dilansir dari Acara Hikmah Ramadhan yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Malang dalam Kanal Youtubenya, pada Rabu (13/04/2022).

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa beberapa ulama memiliki perbedaan pendapat terkait hal ini. Ia menjabarkan bahwa semua ulama sepakat bahwa hukum dari riba itu adalah haram.

"Didasarkan dari Alqur'an bahwa Allah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Ada dua golongan ulama besar yang membahas masalah ini, yang pertama mengharamkanya secara mutlak kemudian ada ulama yang menganggap bunga bank tidak sama dengan riba," lanjutnya.

Lantas para ulama yang berada di Indonesia terutama yang berada dalam naungan MUI menyepakati bahwa hukum bunga bank merupakan hukum yang haram dan dilarang. Fauzan menambahkan bahwa dalam permasalahan bunga bank ada keringanan hukum di dalamnya.

Majelis Ulama Indonesia berpendapat bahwa saat ini sangat sulit jika tidak melibatkan bank dalam kebanyakan kebutuhan materi. Enggan atau tidak ternyata kebutuhan apapun tidak bisa lepas dari yang namanya bank.

Dalam penutupanya ia menjelaskan bahwa pada 1992 ada seorang ulama di Bandar Lampung yang memunculkan tiga hukum mengenai bunga bank. Hukum yang dimaksud antara lain haram secara mutlak karena menyamakan riba dengan bunga bank. Sementara ulama lain berpendapat jika bunga bank diperbolehkan karena tidak menyamakan riba dengan bunga bank, dan yang terakhir adalah pendapat mengenai hukum riba dari bunga bank tidak jelas asal-usulnya. Sehingga hal ini perlu dikembalikan kepada pribadi masing-masing muslim.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
hukum bunga bankparkir liar surabayaMajelis Ulama Indonesia

Berita Lainnya

Berita

Terbaru