Begini Kondisi Jembatan Sengkaling yang Ambrol Pasca Diterjang Banjir Tahun Lalu

Apr 12, 2022 14:21
Kondisi Jembatan Sengkaling yang dibangun dengan bambu secara swadaya oleh masyarakat. (Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).
Kondisi Jembatan Sengkaling yang dibangun dengan bambu secara swadaya oleh masyarakat. (Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Jembatan Sengkaling yang menjadi penghubung antara Kecamatan Dau dan Kecamatan Karangploso hingga kini masih belum diperbaiki. Seperti yang diketahui, jembatan yang berada di sebelah barat Tempat Rekreasi Sengkaling tersebut nyaris putus setelah diterjang aliran banjir bandang kiriman dari Kota Batu pada Kamis 4 November 2021 lalu. 

Jembatan yang hanya dapat dilalui kendaraan roda dua itu, biasanya digunakan pengendara sebagai jalan alternatif. Dari wilayah Desa Tegalgondo Karangploso menuju sekitar Sengkaling Kecamatan Dau, begitu juga sebaliknya.

Saat ini jembatan tersebut telah dibangun swadaya oleh masyarakat dengan dibantu sejumlah relawan. Namun, struktur badan jembatan masih dibangun dengan menggunakan bambu. 

Demi faktor keamanan, masyarakat yang hendak melintas harus berjalan kaki. Hal itu dipertegas dengan penghalang berupa bambu yang dipasang melintang agar kendaraan roda dua di setiap ujung jembatan, agar motor tidak dapat melintas. 

Akibat peristiwa banjir tersebut, material yang terbawa arus saat itu menabrak bagian badan jembatannya sampai bengkok, sehingga beberapa bagian penampang jembatan yang terbuat dari beton menjadi ambrol. Praktis dengan kondisi tersebut, jembatan itu tidak dapat dilalui. 

Namun saat ini, arus pengendara yang biasa melintas di jembatan tersebut sudah beralih ke Jembatan Tunggulmas, Kota Malang. Dimana jembatan tersebut menjadi penghubung antara Tunggulwulung dan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. 

"Dulu waktu awal-awal jembatan itu putus, warga sempat lewat di jalan di dalam kampus Unmuh (Universitas Muhammadiyah). Karena jalannya dibuka. Tapi sekarang kan sudah ada jembatan (Tunggulmas) yang baru dibuka itu. Jadi lewatnya di sana, agak ke timur sedikit," ujar salah satu warga sekitar, Umar. 

Namun begitu, pantauan di lokasi, meskipun hanya berstruktur dari bambu, masyarakat juga masih banyak yang memanfaatkan jembatan tersebut. Namun, harus berjalan kaki. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
gundukan tanahjembatan sengkaling

Berita Lainnya

Berita

Terbaru