MAKI Minta KPK Robohkan Wisma Atlet Hambalang, Ini Sebabnya

Apr 12, 2022 08:56
Wisma Atlet Hambalang (Foto: IST)
Wisma Atlet Hambalang (Foto: IST)

JATIMTIMES - Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) meminta agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merobohkan bangunan Wisma Atlet Hambalang yang kondisinya terbengkalai. Koordinator MAKI, Boyamin Saiman mengatakan, perobohan itu dilakukan untuk mencegah kasus Hambalang menjadi gorengan politik. 

Pasalnya, menurut Boyamin saat ini secara hukum, kasus Hambalang tersebut sudah selesai. "Perobohan ini untuk mencegah kasus Hambalang jadi gorengan politik masa-masa yang akan datang," kata Boyamin. 

Menurut Boyamin, pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) rupanya juga tidak bisa melanjutkan pembangunan proyek Hambalang karena terbentur putusan pengadilan. Putusan yang dimaksud adalah putusan Direktur Utama PT Dutasari Citra Laras (PT DCL) Mahfud Suroso.

Dalam salinan putusan tersebut, majelis hakim menyatakan tujuan pembangunan Wisma Atlet Hambalang tidak tercapai dan tidak memberi manfaat bagi negara. Oleh sebab itu, dengan demikian yang telah dikeluarkan negara menjadi sia-sia. Di samping itu, bangunan yang ada tidak bisa dikategorikan sebagai aset. 

Sementara, Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, pihaknya menerima masukan tersebut. Namun demikian, KPK masih akan mengkaji lebih lanjut soal usulan perobohan Wisma Atlet Hambalang tersebut.

"Terkait itu tentu harus kita lihat dulu sejauh mana ya, apakah bangunan tadi itu termasuk barang bukti atau tidak," kata Ali.

Sebagai informasi, kawasan Kompleks Hambalang adalah proyek infrastruktur mangkrak di era Presiden RI ke-6 SBY. Hal itu terjadi akibat kasus korupsi yang dilakukan sejumlah kadernya, termasuk Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum kala itu. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Masyarakat Anti Korupsi IndonesiaKomisi Pemberantasan Korupsisalat tasbih

Berita Lainnya

Berita

Terbaru