Percepat Vaksinasi, Booster Sasar Penumpang Bus Macito

Apr 11, 2022 17:12
Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dr Husnul Muarif saat ditemui awak media di Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang (Polkesma), Kamis (7/4/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)
Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dr Husnul Muarif saat ditemui awak media di Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang (Polkesma), Kamis (7/4/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang terus melakukan upaya percepatan vaksinasi, utamanya aksinasi dosis ketiga atau booster. Hal itu dilakukan untuk mempersiapkan masyarakat menjelang arus mudik dan arus balik yang akan berlangsung sekitar 29 April hingga 8 Mei 2022 mendatang. 

Kepala Dinkes Kota Malang dr Husnul Muarif mengatakan, upaya percepatan vaksinasi terus dilakukan di luar area fasilitas layanan kesehatan (fasyankes). Kali ini menyasar masyarakat atau penumpang bus Malang City Tour (Macito) yang melintas di kawasan Kayutangan Heritage. 

"Jadi, sudah kami laksanakan (vaksinasi di Kayutangan Heritage) mulai Sabtu (9/4/2022) kemarin. Kan bus Macito sudah beroperasi. Kami koordinasikan dengan Dishub, penumpang yang belum vaksin booster akan kami vaksin," ungkap Husnul, Senin (11/4/2022). 

Mantan direktur htama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Malang ini menuturkan, untuk teknis pelaksanaan vaksinasi booster kepada masyarakat yang sedang menikmati bus Macito, Dinkes  terlebih dahulu berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan mengenai pemilihan titik di dekat pemberhentian bus Macito untuk dilakukan vaksin booster. 

Di kawasan Kayutangan Heritage, gelaran vaksinasi booster  Sabtu (9/4/2022) lalu berlangsung di kawasan Kantor Telkom. Pemilihan titik tersebut bertujuan untuk memudahkan penumpang bus Macito mengikuti program vaksinasi booster. 

"Kalau Sabtu (9/4) kemarin, kita bertempat di Telkom. Mulainya sejak pukul 15.00 WIB sampai 18.00 WIB sore. Saat itu ada sekitar 60 dosis vaksin yang kami suntikkan," terang Husnul. 

Dinkes Kota Malang pada  Rabu (6/4/2022) malam lalu juga telah menerima kiriman 8.000 dosis vaksin berjenis Moderna dan AstraZeneca dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Jumlah 8.000 dosis vaksin tersebut diperuntukkan khusus vaksinasi dosis ketiga atau booster. 

"Saat ini capaian angka vaksinasi booster untuk umum di angka 29 persen. Kalau target dari provinsi, tiap kabupaten atau kota itu menjelang Lebaran bisa 30 persen," jelas Husnul. 

Selain digelar di kawasan Kayutangan Heritage, program percepatan vaksinasi juga didukung adanya 81 fasyankes yang tersebar di seluruh kecamatan  di Kota Malang. 

Apalagi mssing-masing fasyankes, mulai dari puskesmas, klinik, rumah sakit, hingga sentra vaksinasi Polkesma, tetap menggelar vaksinasi pada  jam kerja. Hal itu dilakukan untuk mempercepat capaian target vaksinasi booster sebelum arus mudik berlangsung.

"Kemampuan puskesmas antara 100 hingga 150 dosis perbhari. Fasyankes kami terdiri dari 16 puskesmas, 20 rumah sakit dan 45 klinik. Jika di luar hari aktif kerja, kami akan melakukan kolaborasi dengan fasyankes maupun fasilitas publik di Kota Malang seperti di pusat perbelanjaan," pungkas Husnul. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Vaksinasi Covid 19vaksinasi di kota malangDinkes Kota MalangBus Macito

Berita Lainnya

Berita

Terbaru