Kelangkaan Minyak Goreng. Apa yang Dirasakan Penjual Gorengan di Suasana Ramadan Tahun ini?

Apr 07, 2022 19:44

Mulai tanggal 1 Februari, pemerintah menetapkan harga terbaru untuk memperbaiki harga dari sebelumnya, yang mana minyak goreng curah seharga Rp 11.500 per liter. Minyak goreng kemasan sederhana seharga Rp 13.500 per liter dan minyak goreng kemasan premium seharga Rp 14.000 per liter.

Gubernur Jawa Timur,  Khofifah mengungkap adanya keterlambatan pengiriman minyak goreng oleh distributor yang menyebabkan kelangkaan walaupun saat itu pemerintah sudah menetapkan HET minyak goreng sebesar Rp. 14.000 per liter.

"Tak hanya tingginya minat masyarakat untuk mendapatkan minyak goreng dengan HET, namun juga karena adanya terlambatnya pengiriman barang oleh distributor," ujar Khofifah.

Faktanya untuk harga minyak mulai tanggal 1 April ini di Pasar Bogo, Plemahan. Untuk harga minyak goreng curah mencapai kisaran Rp. 15.000 - Rp. 18.000 per liter, sedangkan untuk minyak goreng kemasan sederhana mencapai Rp. 20.000 bahkan bisa mencapai Rp. 25.000 per liter dan untuk minyak goreng yang kemasan premium/bermerk ternama harganya bisa mencapai Rp. 30.000 per liter dan Rp. 40.000 - Rp. 50.000 per dua liter. Harga minyak yang telah naik dari HET yang telah di tetapkan pemerintah, mengakibatkan stok minyak goreng di pasaran memenuhi permintaan di pasaran. Dibandingkan dengan harga yang sebelumnya di tetapkan pemerintah, masyarakat sekarang cenderung mengurangi jumlah pembeliannya terhadap minyak goreng.

Minyak goreng menjadi barang pokok?

Minyak goreng menjadi salah satu barang pokok yang penting dalam hal dunia permasakan terutama dalam menggoreng.

Gorengan menjadi salah satu jajanan yang digemari oleh setiap orang, karena harganya yang murah yaitu Rp. 500/biji - Rp. 1.000/ biji. dan mudah untuk ditemui dimana-mana terutama di bulan ramadhan. Contohnya di wilayah Bogo Plemahan ini, sering dijumpai pedagang gorengan.

“Saya berjualan gorengan ini sudah cukup lama, jadi setelah mengetahui pemerintah menetapkan HET minyak goreng curah Rp. 11.500/ liter dan kemasan premium Rp. 14.000/ liter saya cukup senang. Namun ternyata setelah saya belanja minyak goreng, stok yang disediakan sudah ludes terjual, banyak yang melakukan pembelian dalam jumlah banyak” ujar pedagang gorengan tersebut.

Pasca minyak goreng mengalami kelangkaan tidak mempengaruhi jumlah pembeli yang ada, akan tetapi jumlah gorengan yang mereka buat menjadi berkurang sehingga menyebabkan penghasilan dari mereka juga ikut menurun. Alternatif yang mereka gunakan ketika minyak goreng mengalami kelangkaan, mereka melakukan penghematan dalam penggunaan minyak goreng. Misalnya biasanya jika 1 liter minyak goreng di gunakan untuk menggoreng 5 kali, maka akan naik menjadi 8 kali menggoreng.

“Akan tetapi sekarang di pasar area Plemahan harga minyak sudah naik lagi  Rp. 15.000- Rp. 18.000 per liter untuk minyak goreng curah dan Rp. 20.000 per liter untuk minyak goreng kemasan”, ujar pedagang gorengan.

Beberapa pedagang gorengan dan pedagang ayam goreng yang membutuhkan banyak minyak menuturkan bahwa untuk saat ini stok yang ada di pasaran sudah stabil dan mudah untuk di dapatkan dan. Tak jarang dari mereka mengeluhkan untuk harga minyak goreng yang naik sekarang dan tak jarang juga setuju dengan harga minyak goreng yang sekarang karena meskipun harganya naik tapi stok nya minyak melimpah.

Kebijakan Pemerintah dalam menaikan kembali harga minyak goreng disini tergolong dalam menjaga jumlah stok minyak goreng di pasaran, namun bagi masyarakat yang membutuhkan subsidi minyak goreng, mereka akan mengeluhkan kenaikan harga minyak goreng saat ini. Apabila dulu masyarakat tidak melakukan panic buying atau melakukan pembelian secara besar besaran saat harga minyak goreng di tetapkan Rp. 14.000 per liter sehingga menyebabkan kelangkaan minyak goreng mungkin HET tersebut masih tetap di jalankan. Jadi disini bisa di simpulkan kebijakan pemerintah diperlukan dalam menjalankan perekonomian di Indonesia, namun peran masyarakat dalam menyikapi kebijakan yang di tetapkan pemerintah juga penting.

Nama : Amanda Indah Ramadany

NIM : 200432619221

MK : Perekonomian Indonesia

Kampus : Universitas Negeri Malang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
ruang mahasiswaminyak goreng

Berita Lainnya

Berita

Terbaru