Permudah Para Pencari Kerja, Pemkot Malang Luncurkan Aplikasi Job Fair Active

Apr 06, 2022 20:23
Wali Kota Malang Sutiaji bersama Kepala Diskominfo Kota Malang M Nur Widianto (paling kanan), Plt Kepala Disnaker-PMPTSP Kota Malang Siti Mahmudah (dua dari kiri), akademisi Universitas Brawijaya Herman Tolle (pakai baju batik) saat peluncuran Aplikasi Job Fair Active, Rabu (6/4/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)
Wali Kota Malang Sutiaji bersama Kepala Diskominfo Kota Malang M Nur Widianto (paling kanan), Plt Kepala Disnaker-PMPTSP Kota Malang Siti Mahmudah (dua dari kiri), akademisi Universitas Brawijaya Herman Tolle (pakai baju batik) saat peluncuran Aplikasi Job Fair Active, Rabu (6/4/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Dalam rangka memberikan kemudahan bagi para pencari kerja, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menggandeng akademisi Fakultas Ilmu Komputer (Filkom) Universitas Brawijaya (UB) meluncurkan Aplikasi Job Fair Active bertempat di Savana Hotel and Convention, Rabu (6/4/2022). 

Hadir dalam peluncuran Aplikasi Job Fair Active tersebut yakni Wali Kota Malang Sutiaji, Akademisi UB Herman Tolle, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Kota Malang Siti Mahmudah. 

Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan, adanya Aplikasi Job Fair Active merupakan kolaborasi dari tiga pihak sekaligus. Yakni Diskominfo Kota Malang, akademisi Filkom UB, serta Disnaker-PMPTSP Kota Malang. 

Di mana untuk mendapatkan Aplikasi Job Fair Active caranya sangat mudah, yakni tinggal mengakses melalui Play Store kemudian diinstal. Ke depan akses untuk instal Aplikasi Job Fair Active akan dikembangkan melalui iOs untuk pengguna iPhone. 

"Jadi para pencari kerja nanti bisa langsung, bukan lagi wawancara tapi mengisi data, nanti soft skillnya dapat kelihatan. Ini kerja sama kami dengan teman-teman UB, dan Pak Herman ini masuk dalam Dewan Smart City Kota Malang," ungkap Sutiaji kepada JatimTIMES.com, Rabu (6/4/2022). 

Artinya, dengan adanya Aplikasi Job Fair Active, kegiatan rutin Job Fair yang biasa digelar dua kali dalam satu tahun akan tidak digelar kembali. Semua akan berbasis pada online dan hal itu juga memberikan dampak pada pemangkasan anggaran. 

"Efisiensi dari pihak pencari kerja, efisiensi dari kami sudah tidak usah dilakukan job fair atau bursa kerja. Dari perusahaan juga efisiensi, nggak usah nunggu, kan ini 24 jam," ujar Sutiaji. 

Selain itu, dengan diluncurkannya Aplikasi Job Fair Active membuat informasi dan sistem perekrutan tenaga kerja akan bersifat terbuka. Orang nomor satu dilingkup Pemkot Malang ini juga merencanakan, perekrutan tenaga kerja melalui Aplikasi Job Fair Active akan diberlakukan di masing-masing Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Kota Malang. 

"OPD kami ketika membutuhkan tenaga-tenaga untuk membantu bisa aja dimasukkan kesana (Aplikasi Job Fair Active). Itu akan bisa memangkas KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme) tadi," tutur Sutiaji. 

Peserta.

Sutiaji pun berharap, dengan adanya Aplikasi Job Fair Active dapat mengurangi Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kota Malang. Karena sistem pencarian kerja yang bekerja setiap hari selama 24 jam jon stop dapat memberikan kemudahan bagi para pencari kerja untuk mengakses informasi lowongan pekerjaan. 

"Karena yang menjadi objek cacah sensus berkaitan dengan Pengangguran Terbuka itu orang yang berada atau berdomisili di Kota Malang. Walaupun KTP nya Tulungagung, KTP Blitar," terang Sutiaji. 

Sementara itu, akademisi sekaligus Wakil Bidang Akademik Filkom UB Herman Tolle menjelaskan, dengan adanya Aplikasi Job Fair Active, para pencari kerja tidak perlu lagi mengirimkan lamaran. 

"Nanti dari sisi pencari kerja tinggal mengisi data, ada assessment soft skill sekitar 100 soal seperti psiko test, yang kemudian sistem secara otomatis bisa mengetahui kemampuan soft skill dari pencari kerja itu," jelas Herman. 

Nantinya, dari hasil kemampuan pencari kerja tersebut, akan dicocokkan dengan informasi lowongan pekerjaan yang tersedia di dalam Aplikasi Job Fair Active. 

Pihak perusahaan juga tidak perlu lagi memasang iklan terkait lowongan pekerjaan. Hanya cukup memasukkan informasi lowongan pekerjaan melalui Aplikasi Job Fair Active. Setelah itu, sistem akan berjalan secara otomatis mencari kebutuhan dari perusahaan maupun para pencari kerja. 

"Kemudian memberikan rekomendasi kepada perusahaan, ini loh sekian orang yang sesuai dengan kebutuhannya. Setelah itu memang ada proses yang bisa dilakukan perusahaan untuk wawancara dan seterusnya," jelas Herman. 

Lebih lanjut, meskipun begitu minimal untuk tahapan awal sistem dari Aplikasi Job Fair Active telah menseleksi secara otomatis kandidat para pencari kerja yang sesuai dengan kriteria lowongan kerja. 

"Harapan kami, semisal ada pencari kerja yang mengalami kekurangan, itu di bagian mana, terus soft skillnya, itu bisa untuk data kami. Bisa jadi nanti diberikan pelatihan-pelatihan soft skillnya supaya siap semuanya," pungkas Herman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
aplikasi job fair activecopet bus jurusan malang blitarWalikota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru