Jembatan Lembah Dieng Ambrol, Wali Kota Sutiaji Minta Pengembang Hattaka Utama Segera Perbaiki

Apr 06, 2022 17:04
Wali Kota Malang Sutiaji saat ditemui awak media seusai menghadiri acara di Akasia Ballroom, Savana Hotel and Convention, Rabu (6/4/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)
Wali Kota Malang Sutiaji saat ditemui awak media seusai menghadiri acara di Akasia Ballroom, Savana Hotel and Convention, Rabu (6/4/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Jembatan Lembah Dieng  di wilayah Kecamatan Sukun, Kota Malang ambrol di bagian bawahnya pada hari Selasa (5/4/2022) sore kemarin. Akibat kejadian ini, akses untuk masyarakat ditutup sementara karena takut terjadi ambrol susulan. 

Menanggapi kejadian tersebut, Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, bahwa sudah dilakukan beberapa pertemuan antara Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dengan pihak pengembang perumahan yakni PT Hattaka Utama Indonesia. 

"Udah proses pertemuan dan akan dibangun oleh pihak (pengembang). Informasinya secara detail belum masuk, tapi saya dapat laporan kemarin, bahwa memang terakhir dari pihak pengembang yang mau bangun," ungkap Sutiaji kepada JatimTIMES.com, Rabu (6/4/2022). 

Disinggung terkait komitmen dari pengembang untuk memperbaiki dan membangun kembali bangunan Jembatan Lembah Dieng yang ambrol, Sutiaji mengaku belum mengetahui secara pasti. 

"Tapi saya minta secepatnya karena khawatir ada korban kalau terjadi (ambrol susulan)," kata Sutiaji. 

Police line.

Orang nomor satu di lingkup Pemkot Malang ini mengatakan, perbaikan Jembatan Lembah Dieng masih tanggungan dari pihak pengembang, dikarenakan pihak pengembang belum menyerahkan Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU) kepada Pemkot Malang. "Ya nanti kita lihat, kita doronglah untuk segera (PSU diserahkan). Sebenarnya kan enak kalau sudah diserahkan tentu itu menjadi tanggungjawab pemerintah," ujar Sutiaji. 

Sementara itu, sembari menunggu perbaikan yang dilakukan pihak pengembang, Pemkot Malang berkoordinasi dengan aparat setempat untuk melakukan pencegahan kendaraan melintas. Yakni dengan memasang garis polisi. 

"Kemarin kan sudah dikasih police line, jangan lewat yang daerah situ. Agak minggir ke selatan ke kiri, sehingga yang keropos itu tidak dilewati, sehingga kita minimalisir risiko. Kedua, beban yang masuk sana (Perumahan Lembah Dieng) dibatasi," jelas Sutiaji. 

Lebih lanjut, disinggung terkait percepatan perbaikan dan pembangunan Jembatan Lembah Dieng apakah dilakukan pada saat Bulan Suci Ramadan 1443 Hijriah atau pun pasca Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah, Sutiaji mengaku hal itu bukan domain dirinya memberikan penjelasan. 

"Waduh, itu bukan domain saya. Tapi kita minta bahwasannya dipercepat. Ya nanti kita komunikasikan lagi (jika belum dibangun oleh pengembang)," pungkas Sutiaji.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Sutiajihattaka utama indonesiaapg gunung semeru

Berita Lainnya

Berita

Terbaru