Wali Kota Ukraina dan Keluarga Ditemukan Tewas Usai Diculik Rusia Sejak 24 Maret

Apr 05, 2022 13:14
Wali Kota Ukraina dan Keluarga Ditemukan Tewas (Foto: AP)
Wali Kota Ukraina dan Keluarga Ditemukan Tewas (Foto: AP)

JATIMTIMES - Pihak berwenang Ukraina menemukan 5 mayat warga sipil dengan tangan terikat di sebuah desa di sebelah barat Kiev, ibu kota Ukraina. Di antaranya termasuk mayat wali kota, suami dan putranya.

Dilansir melalui AFP, kepolisian Ukraina menunjukkan 4 mayat kepada wartawan AFP, termasuk mayat sang wali kota yang setengah terkubur di sebuah kuburan di hutan pinus berbatasan dengan rumahnya di Motyzhyn.

Kemudian mayat kelima ditemukan di sebuah sumur kecil di taman. Para korban tewas, termasuk 2 pria yang bukan bagian dari keluarga wali kota, ditemukan dengan kondisi tangan-tangan mereka yang diikat ke belakang.

Polisi mengatakan bahwa wali kota, Olga Sukhenko yang berusia 50 tahun, suaminya dan putra mereka, diculik pasukan Rusia pada 24 Maret lalu.

Warga mengatakan bahwa wali kota perempuan itu dan sang suami sempat menolak untuk bekerja sama dengan pasukan invasi Rusia. Pada 11 Maret lalu, wali kota Melitopol di Ukraina selatan juga diculik oleh pasukan Rusia, tetapi dibebaskan setelah beberapa hari.

Sementara di Bucha, sebuah kota yang terletak sekitar 30 kilometer di utara Motyzhyn, mayat-mayat warga sipil ditemukan berserakan di jalan-jalan dan di kuburankan massal.

Pemerintah Rusia dengan tegas membantah tuduhan terkait pembunuhan warga sipil, termasuk di Bucha, dan menyebut gambar-gambar mayat dan kuburan massal  telah direkayasa oleh Ukraina untuk menyalahkan Rusia.

Namun, sejumlah citra satelit tampaknya mematahkan argumen Rusia yang menyebut mayat-mayat di kota Bucha itu baru muncul setelah pasukannya menarik diri dari area tersebut.

Bahkan, foto atau citra satelit yang dirilis Maxar Technologies pada pekan ini menunjukkan keberadaan mayat-mayat berpakaian sipil yang dibiarkan begitu saja tergeletak di area terbuka dan jalanan Bucha sejak beberapa pekan terakhir, saat pasukan Rusia masih menguasai area tersebut.

"Citra satelit Maxar yang beresolusi tinggi yang dikumpulkan di atas Bucha, Ukraina (sebelah barat laut Kiev) memverifikasi dan memperkuat video dan foto di media sosial baru-baru ini yang mengungkapkan mayat tergeletak di jalanan dan ditinggalkan di tempat terbuka selama berminggu-minggu," sebut juru bicara Maxar Technologies, Stephen Wood, dalam pernyataannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
perang rusia ukrainapedagang kueBerita Internasional

Berita Lainnya

Berita

Terbaru