Warung di Kabupaten Malang Boleh Buka Selama Ramadan, Bupati Sanusi: Boleh Buka Asal Ditutup

Apr 04, 2022 19:31
Bupati Malang, HM. Sanusi saat mengunjungi Pasar Takjil di Karangploso.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).
Bupati Malang, HM. Sanusi saat mengunjungi Pasar Takjil di Karangploso.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Bupati Malang, HM. Sanusi memperbolehkan warung atau restoran tetap beroperasi selama Bulan Ramadan. Menurutnya, hal tersebut karena juga banyak masyarakat non muslim ataupun yang berhalangan puasa yang juga masih memerlukan makan. 

Namun begitu, dirinya berharap agar warung yang masih buka di Bulan Ramadan ini tetap bisa menyesuaikan. Sebagai bentuk sikap menghormati masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa. 

"Menyediakan mereka yang tidak berpuasa, dan yang berpuasa kan hanya yang beragama Islam. Kan banyak masyarakat kita yang non muslim dan perlu makan. Jadi boleh buka asal ditutup," ujar Sanusi. 

Sementara itu, Sanusi juga menyebutkan sejumlah hal yang tidak boleh dilakukan selama Bulan Ramadan ini. Salah satunya adalah larangan kepada masyarakat agar tidak bermain petasan. 

Namun begitu dirinya belum menjelaskan secara detil, bagaimana tindak lanjutnya jika menemui masyarakat yang bermain petasan atau jika menemui penjual petasan. 

Hal lain yang juga tidak boleh dilakukan adalah takbir keliling, yang biasanya dilakukan masyarakat pada saat malam menjelang Hari Raya Idul Fitri. Dirinya juga masih belum menyebutkan apakah hal itu nanti akan disosialisasikan ke dalam sebuah surat edaran. 

"Ya sementara ini aturan yang umum saja. Ndak boleh petasan ndak boleh takbir keliling," pungkas Sanusi. 

Sebagai informasi, sejak tahun 2020 lalu, pemerintah melarang masyarakat untuk melakukan takbir keliling. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya untuk menekan jumlah penyebaran Covid-19. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
SanusiRamadanBUPATI MALANG

Berita Lainnya

Berita

Terbaru