Dorong Keterserapan dan Kesiapan Para Lulusan dalam Dunia Kerja, FITK UIN Malang Lakukan Pembekalan Pra-Kerja

Apr 04, 2022 15:22
Pembekalan prakerja kepada para lulusan. (Ist)
Pembekalan prakerja kepada para lulusan. (Ist)

JATIMTIMES - Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang terus berupaya agar para lulusannya memiliki wawasan yang luas terkait kesiapan memasuki dunia kerja.  Upaya ini dilakukan dengan menyelenggarakan pembekalan pra-kerja yang digelar melalui virtual Zoom meeting beberapa waktu lalu.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama FITK Dr Marno MAg menuturkan, upaya ini dilakukan agar keterserapan lulusan dalam dunia kerja semakin meningkat lagi. Sebab, serapan kerja terhadap lulusan FITK cukup tinggi sehingga harus diimbangi dengan peningkatan kualitas lulusan dan upaya  persiapan untuk memasuki dunia kerja.

Pembekalan  itu  tentunya akan mendorong lulusan memiliki daya saing yang mumpuni, sehingga para lulusan dapat diserap di dunia kerja. 

Serapan lulusan dalam dunia kerja pada tahun 2021 mencapai 37,5 persen. Jumlah inilah yang kemudian digenjot untuk dapat bertambah lagi. 

"Pembekalan calon lulusan yang dilakukan oleh FITK tidak lain untuk menjawab kebutuhan dunia pendidikan akan kehadiran guru-guru profesional, khususnya yang mampu menginternalisasikan nilai-nilai Islam dalam pembelajarannya," ujar Marno.

Lebih lanjut Marno menyampaikan, tema yang diangkat dalam pembekalan adalah "Penguatan Skill Calon Lulusan Memasuki Dunia Kerja di Era Revolusi Industri 4.0”.

Pembekalan menghadirkan dua narasumber andal, yaitu Manake Bambang Triawan,  penanggung jawab bidang penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu Dinas Tenaga Kerja Kota Malang , serta M. Adi Putra Anugrah Perdana, instruktur nasional bimbingan dan konseling.

Manake Bambang Triawan menyampaikan, berbagai program yang disediakan oleh Kementerian Tenaga Kerja sebagai upaya mengurangi dan mengantisipasi meningkatnya angka pengangguran.btermasuk di antaranya mengenai laman informasi lowongan pekerjaan. 

Fluktuasi pengangguran, khususnya di Jawa Timur dan Kota Malang yang sejak pandemi, berada pada peringkat ketiga setelah Sidoarjo dan Surabaya. Kondisi ini dipenguruhi oleh tingginya angka putus kerja sebagai dampak pandemi covid 19.

Melalui perencanaan tenaga kerja, dapat dipetakan tenaga kerja yang tersedia di masa mendatang, tenaga kerja yang dibutuhkan di masa mendatang, tenaga kerja yang tidak lagi dibutuhkan di masa mendatang, serta aktivitas yang dilakukan untuk mengatasi masalah ketenagakerjaan. Dari situ, diharapkan kesenjangan dan ketimpangan antara lapangan pekerjaan dengan output pendidikan akan semakin menurun.

Sementara M. Adi Putra memaparkan t urgensi soft skill sebagai salah satu kunci kesiapan memasuki dunia kerja. Dijelaskan, beberapa soft skill haruslah dimiliki setiap individu. Soft skill tersebut antara lain sikap percaya diri, pemahaman akan jati diri, kepemilikan visi dan goal setting yang disertai doa, keterampilan mengelola keuangan, berpikir kritis dan pengambilan keputusan serta kesediaan diri untuk berempati, bersikap proaktif dan menjadi pendengar yang baik.

Selain itu, seseorang haruslah memahami potensi dirk. Sehingga seorang individu dapat mengidentifikasi pekerjaan apa yang tepat untuknya. Dengan demikian, kinerja yang dihasilkan dapat maksimal dan produktivitas kerjanya akan terus meningkat. 

"Beberapa soft skill inti tersebut menjadi syarat yang harus dipenuhi oleh masing-masing individu untuk memasuki dunia kerja dan bertahan di dalamnya sehingga dapat berkembang sesuai dengan keahliannya," tuturnya 
 
  

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
UIN Maliki MalangSerapan kerja untuk mahasiswadunia kerjaKasus video viral di Jember

Berita Lainnya

Berita

Terbaru