Gus Baha: Di Indonesia, Ada Hukuman Lebih Kejam dari Rajam

Apr 04, 2022 13:42
Gus Baha (Foto: IST)
Gus Baha (Foto: IST)

JATIMTIMES - KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau yang lebih akrab disapa Gus Baha memberikan penjelasan terkait hukum Islam yang diterapkan di Indonesia. Salah satunya terkait hukuman rajam akibat perselingkuhan seseorang. 

"Saya membayangkan andaikan rajam itu diterapkan di Indonesia, meskipun itu kita tidak siap, mungkin perselingkuhan tidak akan banyak seperti sekarang ini," ujar Gus Baha dalam video yang diunggah oleh akun Tiktok @diah.mm. 

Gus Baha lantas mengatakan bahwa dirinya pernah diberi pertanyaan dalam bahtsul masait terkait hal itu. 

"Gus rajam itu kan jahat, masa orang dibunuh begini-begini karena zina?" ungkap Gus Baha menirukan pertanyaan terhadapnya kala itu. 

"Oke kita dalam Islam, Indonesia tidak ada rajam, tapi Allah selalu mempertontonkan kematian yang sama, ini hujatullah," jelas Gus Baha. 

Lebih lanjut, Gus Baha mempertanyakan andaikan ada hukum rajam tegas mungkin di Indonesia ini yang terkena rajam tidak sampai 100, bahkan tidak mencapai 10 orang. 

"Karena syaratnya harus ada saksi 4 yang melihat, itupun harus melihat detail masuknya alat kelamin laki-laki ke vagina, tidak cukup hanya kelonan saja," cetus Gus Baha disambut tawa oleh para jemaah. 

Gus Baha lalu menjelaskan dalam hukum Islam, jika saksi mengatakan "saya sudah melihat di atasnya", tetap tidak bisa. Bahkan, Gus Baha sekali lagi menegaskan bahwa saksi harus melihat saat kelamin laki-laki dimasukkan ke vagina perempuan. Selain itu, 4 orang saksi itu harus adil.

"Jadi kemungkinan tercapai itu sangat susah," kata Gus Baha. 

"Tercapainya rajam kan ada saksi 4, yang melihat langsung kelamin laki-laki masuk ke vagina," tegas Gus Baha lagi. 

Gus Baha lalu berandai-andai jika yang terkena rajam itu adalah 10 orang.

"Bandingkan tanpa hukum Islam seperti di Indonesia, yang mati karena cemburu berapa, ini bukti bahwa hukum Islam itu lebih baik. Kita membiarkan hukum zina seperti ini di Indonesia, tapi gara-gara cemburu, istri membunuh suami, suami membunuh istri gara-gara perzinaan," tambah Gus Baha.

Gus Baha lantas mengatakan bahwa kita harus memahami hal ini agar menambah iman. Bahkan, Gus Baha menyebut hukum di Indonesia bagi orang berzina lebih kejam. 

"Ternyata tidak ada hukum Islam yang katanya mereka kejam, rajam, ternyata hukum yang dibiarkan liar lebih kejam karena cemburu menunuh, karena tersinggung dengan pasangan," jelas Gus Baha. 

Ia kemudian mengatakan bahwa hal itu sama-sama menghilangkan nyawa. 

"Oke kita ndak pakai hukum rajam, tapi di luar hukum rajam lebih sadis," tutup Gus Baha.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Gus BahaKH Ahmad Bahauddin Nursalimhukum islam

Berita Lainnya

Berita

Terbaru