Alasan Generasi Z Susah Kaya menurut Milliarder Charlie Munger

Apr 04, 2022 11:39
instagram.com/@charlie.munger
instagram.com/@charlie.munger

JATIMTIMES - Charlie Munger terkenal karena perannya yang handal sebagai tangan kanan legenda investasi Warren Buffett.

Menurut Forbes, Wakil Ketua Berkshire Hathaway tersebut, Munger memiliki kekayaan senilai US$ 1,7 miliar atau Rp 24 triliun. Selain perannya bersama Buffett, Munger adalah bos penerbit Daily Journal Corp dan duduk sebagai direksi di gerai ritel raksasa, Costco.

Miliarder dengan umur panjang dan awet muda tersebut menjelaskan bahwa Generasi Z akan lebih sulit untuk memiliki peluang menjadi kaya. Pernyataan ini ia sampaikan pada pertemuan tahunan perusahaan penerbitan Daily Journal Corporation.

Sebagai informasi, Generasi Z adalah generasi yang lahir dalam rentang tahun 1996 sampai dengan tahun 2012 masehi. Generasi Z adalah generasi setelah Generasi Milenial, generasi ini merupakan generasi peralihan Generasi Milenial dengan teknologi yang semakin berkembang.

Melansir dari CNBC ia berpendapat bahwa, “Ini akan menjadi jauh lebih sulit bagi kelompok yang lulus dari perguruan tinggi sekarang untuk menjadi kaya dan tetap kaya. Pikirkan dulu berapa biaya untuk memiliki rumah di lingkungan yang diinginkan di kota, seperti Los Angeles,” kata miliarder yang kini berusia 98 tahun itu, Pada Jumat (1/4/2022).

Dalam pernyataanya ia juga menambahkan jika Generasi Z terlalu sulit menerima saran terkait investasi. Ia menyarankan bahwa kaum muda haruslah memiliki portofolio saham yang sudah terdiverikasi. Hal itu juga bertujuan untuk menghasilkan investor cerdas dengan pengembangan bunga sekitar 10%. Kendati demikian, ia juga menyadari bahwa hal itu merupakan sesuatu yang sulit. Pasalnya dewasa ini investasi termasuk ke dalam kegiatan yang sangat rumit.

Hal yang mendasari sulitnya Gen Z menjadi kaya adalah minimnya kesabaran yang mereka miliki. Pasalnya, para kaum muda selalu mencoba merealisasikan tujuan pada satu tahun ke depan saja. Mereka tidak memikirkan peluang sukses salam lima atau sepuluh tahun ke depan.

Hal ini juga terjadi pada lulusan perguruan tinggi yang masih kesusahan untuk memiliki management keuangan yang baik. Meskipun demikian, hal ini juga tergantung pada lingkungan serta paradigma yang terbangun di masyarakat.

Contohnya di Indonesia. Tak jarang para lulusan perguruan tinggi ingin menikah muda namun dalam waktu yang bersamaan mereka juga ingin bekerja yang mengumpulkan pundi-pundi rupiah. Dengan demikian, mereka bisa dengan mudah kehilangan fokus untuk mencapai kata sukses itu sendiri.

Di tambah lagi, para kaum muda dalam menginvestasikan uangnya selalu ingin hasil yang instan. Sama halnya dengan mencari sebuah pekerjaan, kebanyakan dari mereka selalu berorientasi pada besaran gaji. Meskipun begitu, Gen Z juga mengalami kesulitan dalam mendalami bidang pekerjaan yang mereka pilih. Hal ini juga menjadi penghambat bagi mereka untuk memiliki peluang kaya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Generasi ZGenerasi Zaman Nowhukuman berzina

Berita Lainnya

Berita

Terbaru