BNI Bantu Pemerintah Dorong Literasi Digital Bagi UMKM, Demi Pemulihan Ekonomi Nasional

Apr 01, 2022 09:02
Pemimpin BNI Wilayah 18, Beby Lolita Indriani, pada Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Malang Raya di Polinema, Kamis (31/3/2022) (Foto: Istimewa)
Pemimpin BNI Wilayah 18, Beby Lolita Indriani, pada Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Malang Raya di Polinema, Kamis (31/3/2022) (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI (kode saham: BBNI) melanjutkan ekspansi program digitalisasi UMKM di tengah potensi pemulihan ekonomi yang semakin kuat pada tahun 2022 ini. Dalam rangka mendukung realisasi program tersebut, BNI proaktif berpartisipasi dari berbagai pihak seperti Pemerintah, Asosiasi dan industri pendukung lain.

Pemimpin BNI Wilayah 18, Beby Lolita Indriani, mengatakan, BNI memiliki berbagai solusi transaksi digital yang bisa digunakan untuk memudahkan transaksi perbankan bagi nasabah khususnya UMKM. Hal itu akan menjadi solusi yang memudahkan UMKM menerima pembayaran secara nontunai menggunakan kartu debit, kartu kredit, dan aplikasi QRIS.

Berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, potensi jumlah UMKM di Indonesia yang akan tergabung dalam marketplace digital yakni sebanyak 20 juta dan menjadi 30 juta UMKM di tahun 2024. 

"BNI pun memberikan solusi perluasan layanan BNI melalui pihak ketiga sehingga UMKM dapat melakukan kerja sama dengan BNI menjadi BNI Agen46 sekaligus mendapatkan keuntungan berupa pendapatan tambahan dari bagi hasil atas setiap transaksi," ujar Beby dalam acara Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Malang Raya di Politeknik Negeri Malang, Kamis (31/3/2022).

Perseroan juga memiliki aplikasi BNI Mobile Banking yang dapat diakses melalui smartphone untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan pembayaran kepada supplier, dan melihat rincian transaksi.

“Potensi digitalisasi UMKM ini sangat besar. Kami akan terus berpartisipasi dari berbagai pihak sambil mengoptimalkan semua channel layanan digital banking yang kami milik. BNI selalu berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan ekonomi melalui pertumbuhan bisnis UMKM dan bisnis digital,” kata Beby.

Selain solusi berupa pembayaran digital, Beby menerangkan perseroan juga memiliki berbagai solusi pembiayaan bagi UMKM yang dapat mengakomodir kebutuhan modal untuk berbagai segmen dan sektor usaha seperti KUR dan BNI Wirausaha.

“Bahkan, untuk UMKM yang memiliki orientasi ekspor, BNI juga memilik solusi untuk membantu UMKM dalam melakukan ekspor yaitu BNI Xpora. Pengajuannya juga sangat mudah dimana UMKM cukup mendatangi outlet BNI terdekat. BNI Wilayah 18 sendiri memiliki 84 outlet BNI yang tersebar di 25 Kota/Kabupaten dari Pacitan sampai Banyuwangi,” tandas Beby. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
digitalisasi umkmpembiayaan bniindonesia fashion weekpemulihan ekonomi

Berita Lainnya

Berita

Terbaru