Viral Video Kumpulan Pemuda Diduga akan Balap Liar, Begini Penjelasan Polisi

Mar 31, 2022 13:50
Tampak kerumunan pemuda yang mengetes laju sepeda motor di dekat kawasan Fly Over Arjosari, Kota Malang yang diduga akan melakukan aksi balapan liar. (Foto: Tangkapan layar)
Tampak kerumunan pemuda yang mengetes laju sepeda motor di dekat kawasan Fly Over Arjosari, Kota Malang yang diduga akan melakukan aksi balapan liar. (Foto: Tangkapan layar)

JATIMTIMES - Viral sebuah video berdurasi 25 detik di beberapa WhatsApp Group (WAG) menunjukkan kerumunan pemuda yang tengah berkumpul. Dalam video itu juga tampak satu sepeda motor yang mencoba laju kecepatan atau mengetes kecepatan sepeda motornya. 

Belum diketahui pasti lokasi dan pukul berapa kerumunan yang meresahkan pengendara di jalan raya tersebut terjadi. Namun dari keterangan video viral di WAG menyebutkan bahwa kerumunan pemuda tersebut terjadi di dekat kawasan Fly Over Arjosari, Kota Malang mengarah ke selatan. 

"Balapan liar tadi malam, lokasi fly over Arjosari, sekarang bergeser ke carrefour," tulis dalam unggahan video viral di WAG, Kamis (31/3/2022).

Menanggapi video yang tengah viral tersebut, Kasat Lantas Polresta Malang Kota Kompol Yoppy Anggi Khrisna mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan mengenai adanya kerumunan pemuda yang diduga akan balap liar. 

Perwira polisi dengan satu melati dipundaknya yang akrab disapa Yoppy ini menuturkan, jajarannya setiap hari selalu melakukan patroli secara rutin yang berlangsung dini hari. 

"Memang waktu kita patroli itu dari jam 00.00 WIB sampai jam 04.00 WIB, biasanya kan anak muda disitu kucing-kucingan, kita pergi patroli dia ada disitu," ungkap Yoppy kepada JatimTIMES.com, Kamis (31/3/2022). 

Sementara itu, pihaknya juga telah melakukan beberapa antisipasi untuk mencegah adanya aksi balapan liar. Yoppy menyebut, terdapat dua ruas jalan yang seringkali digunakan untuk balapan liar, kini telah dipasang speed trap setiap 100 meter oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Yakni kawasan Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Blimbing, serta Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Lowokwaru. 

"Coba nanti kita cek di sekitar situ (Fly Over Arjosari) ada CCTV nggak. Kalau ada CCTV di sekitar situ nanti kita minta data CCTV nya dan kita cek nopol-nopol kendaraan yang disekitar situ, nanti akan kita lakukan penindakan," jelas Yoppy. 

Lebih lanjut, pihaknya mengimbau agar di momentum Bulan Suci Ramadan 1433 Hijriah/2022, masyarakat khususnya yang seringkali melakukan aksi balapan liar untuk tidak lagi melangsungkan aksi-aksi yang dapat membahayakan keselamatan pribadi maupun pengendara lainnya. 

"Kan kita mau cari pahala jangan sampai ada hal-hal yang nggak bermanfaat seperti itu, malah jadi musibah, yang rugi orang tua, entah sakit, entah meninggal. Akhirnya makna dari ramadan itu sendiri hilang," tutur Yoppy. 

Sementara itu, jika nantinya terdapat masyarakat yang melihat aksi-aksi atau perbuatan melanggar hukum seperti aksi balapan liar yang bisa membahayakan pribadi maupun pengendara lainnya, dapat melaporkan ke Aplikasi JogoNgalam. 

"Lapor di Aplikasi JogoNgalam bisa, atau lapor ke pos-pos lantas kita yang 24 jam. Ada di pos jalan Bandung, di pos 90 alun-alun itu ada. Ataupun dari Polresta maupun Polsek itu juga bisa, kita pasti nge-link disitu," pungkas Yoppy. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Balap LiarBalapan LiarKota Malangbalapan liar kota malangPolresta Malang KotaBerita MalangBerita Jatim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru